Belasan Korban Gigitan Anjing di Buleleng Jalani Vaksin Rabies
- 09 Mar 2026 11:17 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng memastikan seluruh korban gigitan anjing liar di kawasan Pasar Buleleng telah mendapatkan penanganan medis. Sedikitnya 15 warga dilaporkan menjadi korban gigitan dalam kejadian yang terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr. Sucipto, mengatakan seluruh korban langsung diarahkan untuk mendapatkan vaksin anti rabies (VAR) sebagai langkah pencegahan penularan penyakit.
Menurutnya, pemberian vaksin dilakukan tanpa menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap anjing yang menggigit warga. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan korban.
| Baca juga: Dahan Mahoni Patah, Warung Sempat Tertutup |
“Kami pastikan semua korban mendapatkan vaksin anti rabies. Walaupun hasil laboratorium belum keluar, langkah ini kami lakukan sebagai upaya antisipasi,” kata dr. Sucipto.
Ia menjelaskan, mekanisme pemberian vaksin dilakukan secara bertahap sesuai prosedur penanganan gigitan hewan penular rabies.
“Untuk vaksinasi biasanya dilakukan tiga kali, yakni pada hari pertama, hari ketujuh, dan hari keempat belas. Ini merupakan prosedur standar dalam penanganan gigitan hewan penular rabies,” ucapnya.
Sucipto menambahkan, sebagian korban sempat mendapatkan penanganan awal di RSUD Buleleng sebelum kemudian diarahkan untuk melanjutkan vaksinasi di Puskesmas Buleleng I.
Selain itu, Dinas Kesehatan Buleleng juga memastikan ketersediaan stok vaksin anti rabies di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman untuk mengantisipasi kemungkinan kasus serupa.
“Kami memastikan stok vaksin anti rabies di Buleleng masih aman. Kami juga terus bersiaga jika sewaktu-waktu terjadi kasus serupa di tempat lain,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera mencari pertolongan medis jika mengalami gigitan hewan, khususnya anjing. Penanganan cepat dinilai sangat penting untuk mencegah risiko penularan rabies yang dapat berakibat fatal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....