Cuaca Ekstrem Picu Sejumlah Pohon Tumbang di Jembrana

  • 05 Mar 2026 14:43 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Jembrana pada Rabu, 4 Maret 2026 malam hingga Kamis 5 Maret 2026 dini hari memicu sejumlah kejadian pohon tumbang di beberapa lokasi. Beruntung, seluruh peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, saat dikonfirmasi Kamis, 5 Maret 2026, mengatakan sedikitnya empat kejadian pohon tumbang tercatat oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jembrana dalam waktu yang hampir bersamaan.

“Seluruh kejadian dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang. Tim TRC BPBD langsung turun melakukan kaji cepat serta penanganan di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 23.20 Wita di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur RSU BaliMed Negara, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana. Sebuah pohon jenis tangi setinggi sekitar 10 meter dengan diameter sekitar 45 sentimeter tumbang dan sempat menutup sebagian badan jalan. Namun, kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan kemacetan lalu lintas. Petugas BPBD bersama warga segera melakukan penanganan sehingga akses jalan kembali normal.

Tak lama berselang, sekitar pukul 23.30 Wita, pohon jenis santan setinggi sekitar enam meter juga tumbang di Jalan Awen, Lingkungan Mertasari, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Pohon tersebut menutup jalan desa, namun dapat segera ditangani oleh tim BPBD.

Selanjutnya, kejadian serupa terjadi sekitar pukul 23.50 Wita di Jalan Gunung Sekar, Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo. Sebuah pohon kelapa setinggi sekitar lima meter tumbang dan menutup badan jalan desa.

Saat petugas melakukan penanganan di lokasi tersebut, warga kembali melaporkan adanya pohon tumbang lain sekitar 500 meter dari lokasi awal. Pohon jenis lamtoro setinggi sekitar empat meter juga menutup akses jalan sebelum akhirnya berhasil dibersihkan oleh petugas.

Kejadian pohon tumbang lainnya terjadi sekitar pukul 23.55 Wita di Banjar Dauh Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. Pohon kelapa setinggi sekitar 10 meter sempat menutup akses jalan desa hingga mengganggu aktivitas warga yang melintas.

“Semua kejadian berhasil ditangani dalam waktu relatif cepat. Setelah dilakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon, akses jalan kembali normal,” kata Agus Artana Putra.

Ia menegaskan, dalam seluruh kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan fasilitas. Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.

“Kami mengingatkan warga agar berhati-hati saat melintas di jalan yang banyak ditumbuhi pohon besar, serta segera melaporkan jika terjadi potensi bahaya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....