Penataan Titik Nol Singaraja Libatkan Seniman dan Budayawan
- 05 Mar 2026 08:32 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melibatkan berbagai pihak dalam proses penataan kawasan titik nol Kota Singaraja. Selain perencana pembangunan, pemerintah juga berdiskusi dengan seniman, budayawan, dan tokoh masyarakat. Langkah ini dilakukan agar penataan kota tetap memperhatikan nilai budaya dan sejarah daerah.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan komunikasi dengan para budayawan telah dilakukan sejak awal perencanaan proyek. Pemerintah ingin memastikan desain kawasan tidak menghilangkan identitas budaya Buleleng. Karena itu berbagai masukan dari tokoh budaya turut dipertimbangkan.
“Kami sudah berkomunikasi dengan seniman dan budayawan, bahkan sempat berdiskusi juga dengan pihak puri yang merupakan keturunan Panji Sakti. Mereka memberikan berbagai masukan terkait sejarah kawasan ini,” kata Sutjidra.
Beberapa usulan yang disampaikan berkaitan dengan pengembalian unsur sejarah yang pernah ada di kawasan tersebut. Salah satunya adalah pengaturan kembali nama jalan serta penataan patung-patung bersejarah. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat identitas sejarah kawasan kota.
“Ada masukan untuk mengembalikan beberapa patung ke tempat asalnya serta memperhatikan penamaan jalan agar tetap sesuai dengan sejarahnya,” jelasnya Kamis, 5 Maret 2026.
Pemerintah daerah menilai keterlibatan para budayawan sangat penting dalam proses penataan kota. Dengan demikian pembangunan tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga menjaga nilai historis dan budaya. Hal ini diharapkan mampu memperkuat jati diri Buleleng sebagai daerah bersejarah.
Melalui kolaborasi tersebut, kawasan titik nol Singaraja diharapkan menjadi simbol kebangkitan identitas budaya Buleleng. Penataan kota tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menghidupkan kembali cerita sejarah yang melekat pada kawasan tersebut. Pemerintah berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan menghargai nilai-nilai sejarah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....