Buldetech Bawa Buleleng ke 117 Inovasi Prospektif 2025 Nasional

  • 01 Mar 2026 12:42 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Inovasi teknologi Buldetech Membrane karya putra daerah mengantarkan Kabupaten Buleleng masuk dalam jajaran 117 karya paling prospektif Indonesia 2025 versi Business Innovation Center (BIC). Inovasi ini dikembangkan untuk mengolah anggur lokal menjadi produk fermentasi nonalkohol bernilai tambah dan ramah lingkungan.

Buldetech hadir sebagai solusi atas melimpahnya produksi anggur Buleleng yang kerap belum termanfaatkan optimal saat panen raya. Melalui teknologi membran dealkoholisasi tanpa destilasi suhu tinggi, produk yang dihasilkan tetap menjaga aroma serta kandungan nutrisi asli sari buah.

Owner BULDE Anggur dari CV Pioner Akselerasi Sejahtera, I Putu Pandu Setiawan, mengatakan inovasi tersebut dirancang efisien dan hemat energi serta dapat diterapkan pada skala industri kecil hingga UMKM.

“Inovasi ini kami rancang agar efisien, hemat energi, dan dapat diterapkan pada skala industri kecil hingga UMKM. Kami juga memanfaatkan material lokal seperti zeolit dan kitosan, sehingga lebih terjangkau dan berkelanjutan,” ujarnya dikonfirmasi via telepon, Sabtu 28 Februari 2026.

Menurutnya, selama kurang lebih 10 bulan Buldetech melalui proses seleksi ketat BIC dan bersaing dengan 4.674 inovator serta 6.729 proposal dari 28 provinsi di Indonesia dan luar negeri. Penilaian mencakup aspek kebaruan, dampak ekonomi, keberlanjutan, serta kesiapan implementasi hingga akhirnya terpilih dalam e-book Challenger 117 Inovasi Indonesia 2025 Toward ASEAN Community Vision.

Pandu menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Buleleng mampu melahirkan inovasi teknologi yang relevan secara nasional, sekaligus memperkuat citra daerah berbasis pendidikan dan pengembangan potensi lokal.

Pengembangan inovasi ini juga mendapat dukungan ekosistem dari Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui kolaborasi dengan BRIDA Kabupaten Buleleng dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja.

Ke depan, pihaknya menargetkan hilirisasi produk, peningkatan kapasitas produksi, kolaborasi riset lanjutan, hingga membuka peluang investasi. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemberdayaan petani anggur serta memperkuat industri minuman lokal Buleleng.

“Kami berpesan kepada generasi muda Buleleng untuk berani bermimpi dari potensi daerah sendiri. Jangan takut mencoba dan jadikan inovasi sebagai jalan memberi dampak bagi masyarakat,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....