Satu Jenazah KMP Tunu Masih Diidentifikasi
- 02 Feb 2026 14:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya hingga kini masih diamankan di Kamar Jenazah RSU Negara, Kabupaten Jembrana. Kepolisian Resor (Polres) Jembrana terus melakukan koordinasi dengan Polres Banyuwangi serta Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi.
Jenazah tersebut merupakan satu dari dua temuan mayat di perairan Selat Bali pada Minggu, 1 Februari 2026. Korban ditemukan terapung di perairan utara Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu sore oleh seorang nelayan setempat. Saat ditemukan, jenazah tidak dilengkapi identitas dan dalam kondisi tidak utuh.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit Darmana, saat dikonfirmasi Senin, 2 Februari 2026, mengatakan bahwa pemeriksaan awal oleh tim identifikasi belum menemukan petunjuk identitas korban. “Tidak ditemukan dokumen atau identitas apa pun pada jenazah. Kondisinya juga sudah mengalami kerusakan cukup parah, sehingga perlu pendalaman lebih lanjut melalui tim DVI Polda Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, koordinasi dengan DVI Polda Jatim dilakukan karena tim tersebut menjadi penanggung jawab utama dalam proses identifikasi korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang terjadi pada Juli 2025. Sejumlah data sekunder dari jenazah telah dikumpulkan untuk disinkronkan dengan data korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
“Langkah-langkah awal sudah kami lakukan. Saat ini kami masih menunggu data pembanding, termasuk daftar penumpang dan kru kapal yang belum ditemukan,” kata AKP Alit.
Sementara itu, satu jenazah lainnya juga ditemukan di perairan Selat Bali pada Minggu pagi. Jenazah tersebut muncul ke permukaan saat proses pengangkatan bangkai truk dalam kegiatan penggarukan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya. Jenazah tersebut telah dievakuasi ke RSUD Blambangan, Kabupaten Banyuwangi. Meski ditemukan dalam kondisi serupa, jenazah yang lebih dahulu dievakuasi itu diduga kuat merupakan I Wayan Teja Setiawan (33), warga Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Dugaan tersebut menguat setelah petugas menemukan kartu tanda penduduk (KTP) yang masih tersimpan di saku celana korban. Korban diketahui merupakan anak buah kapal (ABK) KMP Tunu Pratama Jaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....