Penemuan Jenazah Mengapung di Selat Bali

  • 02 Feb 2026 12:22 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Sesosok jenazah ditemukan mengapung di perairan Selat Bali, Minggu 1 Februari 2026. Penemuan tersebut terjadi di sekitar lokasi pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, pada koordinat 08°09'33,11" LS dan 114°29'52,03" BT. Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Selat Bali Rabu 2 Juli 2025 malam, tepatnya di titik tengah jalur penyeberangan Ketapang Gilimanuk.

Komandan Pos TNI AL (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan, penemuan bermula saat pihaknya melaksanakan patroli untuk memantau proses pengangkatan bangkai kapal yang dilakukan oleh BC Pioner 88.

“Sekitar pukul 07.00 Wita, kami bersama satu anggota melaksanakan patroli menggunakan Sea Rider untuk memonitor kegiatan pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya,” ujar Yuli. Menurutnya, saat tiba di lokasi sekitar pukul 07.15 Wita, aktivitas pengangkatan serpihan bangkai kapal sedang berlangsung. Ketika crane mengangkat bangkai sebuah truk berwarna kuning, jenazah tiba-tiba terlihat muncul ke permukaan.

“Bersamaan ketika truk diangkat, muncul satu mayat ke permukaan yang diduga merupakan korban kecelakaan KMP Tunu,” katanya.

Jenazah tersebut sempat terbawa arus ke arah utara sejauh kurang lebih satu mil dari titik awal penemuan. Tim patroli Sea Rider kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah menuju pesisir pantai di wilayah Gilimanuk, tepatnya di depan Pos TNI AL setempat. Sementara itu, setelah informasi penemuan diterima, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama unsur terkait segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk pengamanan area dan proses evakuasi. Sekitar pukul 08.30 Wita, jenazah berhasil dibawa ke tepi Pantai Cemara, Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Sat Polair Polres Jembrana Pos Gilimanuk, Pos TNI AL Gilimanuk, UPP Pelabuhan Gilimanuk, pekerja BC Pioner 88, serta nelayan setempat. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Korban diketahui mengenakan celana panjang hitam dan ikat pinggang hitam. Kondisi fisik korban mengalami kerusakan sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk kepentingan identifikasi. Sekitar pukul 09.00 Wita, dilakukan serah terima jenazah dari Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk yang didampingi Danposal Gilimanuk kepada Sat Polair Polresta Banyuwangi.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Banyuwangi menggunakan Kapal Polair Banyuwangi Nomor Lambung X-1033, guna proses identifikasi lebih lanjut.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, menyampaikan bahwa Polri telah melakukan sejumlah langkah kepolisian, mulai dari penerimaan laporan, pengamanan tempat kejadian perkara, pengumpulan keterangan, bantuan evakuasi, hingga koordinasi lintas wilayah dengan pihak kepolisian di Banyuwangi.Polri juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa laut, agar segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di perairan melalui layanan darurat 110.

google-preference
Audio
Putar Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....