Pengawasan Ketat di Perairan Buleleng Saat Cuaca Ekstrem
- 24 Des 2024 07:43 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Buleleng, Bali Utara, tengah menghadapi cuaca ekstrem yang ditandai dengan mendung, hujan lebat, hingga petir. Situasi ini membuat Basarnas Buleleng bersama instansi terkait memperketat pengawasan di perairan, terutama menjelang musim libur akhir tahun dan perayaan Natal serta Tahun Baru (Nataru).
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan menyatakan, pihaknya telah membentuk pos keamanan di Celukan Bawang bersama instansi seperti KSOP, Polairud, BPBD, hingga TNI AL.
“Kami mengutamakan keselamatan dengan terus berkoordinasi bersama BMKG untuk memantau perkembangan cuaca,” ujarnya saat Dialog Interaktif Hai bali Ken-Ken di RRI Singaraja, Rabu (18/12/2024). Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas di laut jika kondisi cuaca tidak mendukung.
Di sisi lain, Ketua Balawista Pos Sangsit, Agus Dharma, menyoroti pentingnya kewaspadaan pada periode pancaroba ini yang sering memicu bencana. Menurut Agus, kondisi cuaca ekstrem membuat pengawasan terhadap wisatawan di kawasan wisata Lovina semakin penting.
“Kami mempersiapkan personel dan peralatan di Lovina, karena pantai ini menjadi destinasi utama pengunjung. Keamanan mereka adalah prioritas kami,” kata Agus.
Kehadiran wisatawan ke Bali, yang diprediksi membludak hingga akhir tahun, menambah urgensi pengawasan. Agus juga menyoroti langkah antisipasi pemerintah seperti penundaan penyeberangan saat kondisi gelombang tinggi, sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan para penumpang.
Koordinasi antara Basarnas, Balawista, serta instansi lainnya diharapkan mampu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di tengah cuaca ekstrem yang melanda Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....