Toleransi Umat Beragama di Buleleng Terus Dikuatkan
- 20 Mar 2026 15:40 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Toleransi
- Umat Beragama
- Buleleng
RRI.CO.ID, SIngaraja - Pelaksanaan Salat Id di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Kabupaten Buleleng.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa perbedaan ras, suku, dan agama merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Ia mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap toleransi dan mempererat persaudaraan demi menjaga keharmonisan.
“Ya ikut berbahagialah karena selama satu bulan sudah melaksanakan ibadah puasa dan hari ini saudara-saudara kita dari Muhammadiyah merayakan Idul Fitri. Walaupun ada perbedaan dalam perayaan Idul Fitri, itu adalah keberagaman dan kekuatan kita sebagai bangsa Indonesia yang harus dijaga dengan baik” ujar Supriatna
Salat Id tahun ini bertepatan dengan Ngembak Geni, yang merupakan penutup rangkaian Hari Raya Nyepi. Momentum berdekatan ini dinilai sebagai pengingat pentingnya kebersamaan antarumat dalam kehidupan bermasyarakat.
Wabup Supriatna juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang telah melaksanakan Catur Brata Penyepian serta umat Muslim yang telah menunaikan ibadah puasa. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdampingan dalam kegiatan positif.
“Dan kebetulan juga hari ini bertepatan dengan Ngembak Geni bagi umat Hindu di Bali setelah kemarin merayakan Hari Raya Nyepi. Artinya kalau sudah ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Esa hari raya kita berdekatan, artinya kita juga harus selalu berdekatan” ucap Wakil Bupati
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng, Ali Susanto, menyambut baik ajakan tersebut. Ia menilai keberagaman merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia yang harus dipahami dan dijaga bersama.
Menurutnya, perbedaan justru menjadi sarana untuk belajar dan membangun masyarakat yang inklusif serta harmonis.
“Ketika kita ber-Indonesia maka satu hal yang harus kita selalu pahami bahwa Indonesia itu adalah beragam” kata Ali Susanto.
Usai pelaksanaan Salat Id, umat Muslim melanjutkan tradisi silaturahmi melalui halal bihalal sebagai wujud saling memaafkan dan mempererat hubungan antar sesama.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....