Orang Tua Diminta Dampingi Anak Belajar Puasa tanpa Paksaan
- 14 Mar 2026 22:54 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja — Orang tua memiliki peran penting dalam mengenalkan ibadah puasa kepada anak sejak usia dini. Pendampingan yang tepat dinilai dapat membuat anak mencintai Ramadan tanpa merasa terbebani.
Menurut Ketua Muslimat NU Buleleng, Rodhiyatul Hasanah, cara terbaik mengenalkan puasa kepada anak adalah melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh kesabaran. Anak tidak perlu langsung diwajibkan berpuasa sehari penuh.
“Latihan puasa bisa dimulai dari setengah hari terlebih dahulu. Anak belajar menahan lapar sampai waktu tertentu, kemudian dilanjutkan lagi sampai berbuka. Dengan cara ini anak akan terbiasa secara perlahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, orang tua juga perlu mengalihkan perhatian anak ketika mulai merasa lapar atau bosan selama berpuasa. Aktivitas yang bermanfaat seperti bermain permainan edukatif, menggambar, atau membaca buku dapat membantu anak melewati waktu dengan lebih nyaman.
Namun Rodhiya mengingatkan agar orang tua tidak menjadikan gadget sebagai sarana utama untuk menghibur anak selama berpuasa. Penggunaan telepon genggam secara berlebihan justru berpotensi memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak.
Selain itu, Rodhiya menilai contoh dari orang tua merupakan faktor paling penting dalam pendidikan anak. Sikap dan kebiasaan orang tua akan dengan mudah ditiru oleh anak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap melalui pembiasaan yang dilakukan sejak dini, anak-anak dapat tumbuh dengan pemahaman yang baik tentang ibadah puasa serta nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.
“Jika anak sudah merasakan suasana Ramadan yang menyenangkan sejak kecil, mereka akan menjalankan puasa dengan kesadaran sendiri ketika sudah lebih besar,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....