Teknologi dan Infrastruktur Jadi Kunci Sepak Bola Modern Piala Dunia 2026

  • 09 Jul 2026 09:56 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Piala Dunia 2026 akan melibatkan 48 negara peserta dan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan pemanfaatan teknologi canggih untuk meningkatkan kualitas pertandingan.
  • Teknologi sports science memungkinkan pemantauan real-time kondisi fisik pemain seperti detak jantung dan tingkat kelelahan sehingga pelatih dapat membuat keputusan substitusi yang lebih akurat.
  • Video Assistant Referee (VAR) meningkatkan keadilan pertandingan dengan membantu wasit mengevaluasi keputusan penting seperti gol, pelanggaran, dan kartu merah sehingga meminimalkan kesalahan.
  • Indonesia telah mulai menerapkan VAR pada kompetisi kasta tertinggi dan membangun stadion berstandar internasional, menunjukkan sepak bola nasional mengikuti standar dunia.
  • Bali perlu memiliki stadion berstandar internasional untuk menjadi tuan rumah pertandingan internasional dan mendukung pengembangan sektor pariwisata olahraga.

RRI.CO.ID, Singaraja – Piala Dunia 2026 menghadirkan wajah baru sepak bola modern. Selain melibatkan 48 negara peserta, turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu juga didukung pemanfaatan teknologi yang semakin canggih untuk meningkatkan kualitas pertandingan.

Akademisi sekaligus pengamat sepak bola Prof. Dr. I Wayan Artanayasa, mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah cara sepak bola dimainkan maupun dipimpin oleh perangkat pertandingan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi sports science kini menjadi bagian penting dalam meningkatkan performa pemain. Berbagai perangkat digital mampu memantau kondisi fisik, detak jantung, hingga tingkat kelelahan pemain secara real time sehingga pelatih dapat mengambil keputusan yang lebih akurat selama pertandingan.

"Sepak bola sekarang sudah sangat modern. Kondisi pemain bisa dipantau melalui teknologi sehingga pelatih mengetahui kapan pemain harus dipertahankan atau diganti," ujarnya.

Selain itu, penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dinilai membuat pertandingan semakin adil. Teknologi tersebut mampu membantu wasit mengevaluasi berbagai keputusan penting, mulai dari gol, pelanggaran, hingga kartu merah sehingga meminimalkan kesalahan yang dapat memengaruhi hasil pertandingan.

Artana juga mengapresiasi langkah Indonesia yang mulai menerapkan VAR pada kompetisi kasta tertinggi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan sepak bola nasional mulai mengikuti standar internasional.

Di sisi lain, ia menilai pembangunan infrastruktur olahraga juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Berbagai stadion berstandar internasional yang telah dibangun pemerintah menjadi modal besar untuk menggelar pertandingan bertaraf dunia sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi nasional.

Meski demikian, ia berharap Bali ke depan juga memiliki stadion berstandar internasional agar mampu menjadi tuan rumah berbagai pertandingan internasional sekaligus mendukung sektor pariwisata olahraga (sport tourism).

Ia menambahkan bahwa kemajuan teknologi, peningkatan kualitas kompetisi, serta pembangunan infrastruktur harus diiringi pembinaan pemain yang berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan prestasi dan bersaing di level internasional.

"Pemerintah sudah memberikan dukungan yang baik. Sekarang tinggal bagaimana semua pihak mampu membalasnya melalui prestasi agar sepak bola Indonesia semakin maju," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....