Arung Jeram Buleleng Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Bali Utara

  • 06 Apr 2026 15:26 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Arung Jeram
  • Buleleng
  • Daya Tarik Wisata Baru
  • Bali Utara

RRI.CO.ID, Singaraja – Selain sebagai cabang olahraga prestasi, arung jeram kini mulai dilirik sebagai potensi wisata berbasis alam di Bali Utara. Keberadaan sungai-sungai alami di Buleleng dinilai memiliki daya tarik tersendiri untuk dikembangkan menjadi destinasi sport tourism.

Ketua Umum FAJI Buleleng, Wahjoedi, mengungkapkan bahwa selama ini Buleleng kerap dianggap minim potensi sungai untuk aktivitas arung jeram. Namun, hasil survei menunjukkan sebaliknya.

“Kami ingin menjawab anggapan bahwa Buleleng tidak memiliki sungai yang layak. Faktanya, kita punya Tukad Banyumala, Tukad Saba, hingga Bendungan Titab yang sangat potensial,” ucapnya.

Beberapa lokasi tersebut bahkan telah dinilai layak oleh FAJI Bali untuk dijadikan venue dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali mendatang. FAJI Buleleng juga berencana menjadikan Tukad Banyu di Banyuasri sebagai pusat kegiatan arung jeram di wilayah tersebut.

Selain itu, tim FAJI terus melakukan survei ke berbagai wilayah, termasuk kawasan timur Buleleng, guna menemukan titik-titik baru yang berpotensi dikembangkan.

Pengembangan arung jeram ini diharapkan tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada olahraga, tetapi juga siap menjadi pionir dalam pengembangan sport tourism berbasis arung jeram di Buleleng,” kata Wahjoedi.

Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan arung jeram sebagai ikon baru pariwisata Bali Utara. Dengan potensi alam yang dimiliki, Buleleng diyakini mampu bersaing dan menarik minat wisatawan yang mencari pengalaman petualangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....