Buleleng Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kempo, 43 Kelas Siap Diperebutkan

  • 08 Jul 2026 21:26 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Ratusan atlet kempo dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Kabupaten Buleleng untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo 2026. Ajang yang berlangsung di Singaraja ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara nasional, tetapi juga menjadi wadah pembinaan melalui Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan Refreshing Wasit yang digelar secara bersamaan.

Selama empat hari, mulai 8 hingga 11 Juli 2026, seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Gedung Tennis Indoor Undiksha, Kampus Jinengdalem, Singaraja. Hari pertama diawali dengan pelaksanaan UKT, kemudian dilanjutkan Refreshing Wasit, technical meeting, pembukaan resmi, hingga pertandingan yang berlangsung selama dua hari.

Ketua Panitia Kejurnas FKI 2026, Ir. Yulianto Maris, PG.Dipl, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tahun ini dirancang tidak hanya untuk menghasilkan atlet terbaik, tetapi juga memperkuat proses pembinaan di lingkungan Federasi Kempo Indonesia (FKI). Menurutnya, peningkatan kualitas atlet dan perangkat pertandingan menjadi bagian penting dalam agenda nasional tersebut.

"Bukan Kejurnas saja. Selama beberapa hari kegiatan berlangsung, kita juga melaksanakan kenaikan tingkat secara nasional, kemudian ada penyegaran untuk wasit," ujar Yulianto kepada wartawan di sela-sela UKT, Rabu, 8 Juli 2026.

Yulianto menjelaskan, pelaksanaan UKT nasional kali ini hanya berlangsung hingga jenjang Dan III. Kondisi tersebut terjadi karena Sensei dari International Kempo Association (IKA) yang dijadwalkan hadir dari London membatalkan kehadirannya akibat alasan kesehatan sehingga ujian untuk tingkat yang lebih tinggi belum dapat dilaksanakan.

"The show must go on. Tiga agenda tetap kita laksanakan di Bali. UKT tetap berjalan, tetapi hanya sampai Dan III. Kalau Sensei dari London hadir, sebenarnya bisa sampai Dan VII," ucapnya.

Pelaksanaan UKT tahun ini diikuti delapan peserta. Sementara itu, Refreshing Wasit melibatkan 18 peserta yang terdiri atas 15 wasit yang akan memimpin pertandingan Kejurnas serta tiga koordinator wasit untuk memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai ketentuan.

"Pesertanya merupakan wasit senior sesuai dengan jenjang dan kualifikasinya. Setelah refreshing mereka akan mendapatkan sertifikat wasit," katanya.

Pada pelaksanaan Kejurnas 2026, FKI mempertandingkan 43 kelas yang terbagi dalam nomor Embu perorangan dan beregu serta Randori perorangan maupun beregu. Seluruh nomor disusun berdasarkan kelompok usia dan kelas berat sehingga memberikan kesempatan kepada atlet dari berbagai kategori untuk bersaing memperebutkan gelar juara nasional.

"Kalau berdasarkan kategori usia dan berat badan, total ada 43 kelas yang dipertandingkan. Masih banyak nomor lain yang akan diperebutkan," ujarnya.

Ketua Pengda FKI Bali Ketut Bagiada, SH, dan Ketua Panitia Lokal Kejurnas FKI 2026 Ketut Sukalegawa turut mendampingi Yulianto saat memberikan keterangan kepada media. Melalui pelaksanaan Kejurnas yang dipadukan dengan pembinaan atlet dan peningkatan kompetensi wasit, FKI berharap kualitas penyelenggaraan pertandingan serta prestasi kempo Indonesia terus mengalami peningkatan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....