Menjelajah Serapah Sapi: Primadona Kuliner Bali yang Kaya Rempah dan Kian Langka

  • 05 Okt 2026 11:38 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Serapah Sapi merupakan hidangan semi-basah berkuah kental yang merupakan harta karun kuliner tersembunyi dari Pulau Bali.
  • Meskipun keberadaannya semakin langka, Serapah Sapi tetap menjadi primadona kuliner berkat cita rasa yang sangat khas dan memanjakan lidah.
  • Hidangan ini adalah alternatif autentik dari kuliner Bali terkenal seperti ayam betutu dan lawar yang lebih banyak dikenal oleh wisatawan.

RRI.CO.ID, Singaraja - Bila mendengar kata kuliner Bali, sebagian besar orang mungkin akan langsung teringat pada ayam betutu atau lawar. Namun, Pulau Dewata menyimpan satu harta karun kuliner tersembunyi yang wajib dicicipi oleh para pencinta kuliner autentik yakni Serapah Sapi.

Meskipun keberadaannya semakin hari kian langka, hidangan semi-basah berkuah kental ini tetap menjadi primadona. Hal itu berkat cita rasanya yang sangat khas dan memanjakan lidah.

Serapah sapi adalah kuliner tradisional khas Bali, khususnya populer di Buleleng dan Karangasem, yang menyajikan potongan daging atau kulit sapi dengan siraman kuah santan kental berempah. Hidangan legendaris ini menawarkan perpaduan rasa gurih, pedas, sedikit manis, dan aroma rempah khas yang sangat kuat.

Ciri khas utama dari serapah sapi terletak pada kuahnya yang disebut dengan kalas yakni santan kental yang dimasak bersama ramuan bumbu base genep (bumbu lengkap khas Bali). Beberapa variasi tradisional bahkan menambahkan sedikit tepung beras untuk menghasilkan tekstur kuah yang lebih kental dan melekat sempurna pada potongan daging.

Tekstur dagingnya yang lembut atau kekenyalan dari kulit sapi (kikil) menyatu sempurna dengan bumbu pedas, gurih, dan sedikit manis. Kuliner ini sering disajikan dalam bentuk sate (sate serapah) yang direbus bersama bumbu atau sebagai pelengkap nasi lawar sapi.

Beberapa tempat legendaris seperti Sate Mek Ngahdi Buleleng masih mempertahankan keaslian menu ini sejak puluhan tahun lalu. Serapah sapi ini sangat nikmat disantap selagi hangat bersama sepiring nasi putih atau lontong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....