Anggur Muscat tanpa Biji jadi Buah Primadona
- 30 Agt 2026 13:15 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Anggur Shine Muscat merupakan varietas premium asal Jepang yang semakin populer di Indonesia dan berbagai negara Asia.
- Karakteristik unggulan Shine Muscat meliputi rasa manis, tekstur renyah, aroma khas, dan kepraktisannya karena dapat dimakan tanpa membuang biji.
- Buah ini memiliki beragam aplikasi kuliner mulai dari konsumsi langsung, pelengkap salad buah, hidangan penutup, hingga berbagai kreasi kuliner modern.
RRI.CO.ID, Buleleng - Anggur Muscat, khususnya varietas Shine Muscat, menjadi salah satu buah yang semakin populer di kalangan masyarakat. Rasa manis, tekstur renyah, aroma khas, serta kepraktisannya karena dapat dikonsumsi tanpa membuang biji membuat buah ini banyak diminati.
Shine Muscat dikenal sebagai anggur premium yang berasal dari Jepang dan kini populer di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia. Selain dikonsumsi langsung, buah ini juga kerap digunakan sebagai pelengkap salad buah, hidangan penutup hingga berbagai kreasi kuliner.
Salah satu daya tarik utama anggur Muscat adalah rasanya yang manis dengan aroma muskat yang khas. Teksturnya juga renyah sehingga memberikan sensasi berbeda ketika dikonsumsi.
Kulitnya yang tipis membuat Shine Muscat dapat dimakan langsung tanpa perlu dikupas. Ditambah lagi, varietas ini dikenal tidak memiliki biji sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.
Kepraktisan tersebut menjadi salah satu alasan anggur Muscat banyak dipilih sebagai buah meja maupun camilan.
Popularitas Muscat tidak hanya karena rasanya. Buah ini juga memiliki citra sebagai anggur premium dengan tampilan yang menarik.
Warna hijau cerah dan bentuk buah yang seragam membuatnya sering digunakan dalam berbagai sajian makanan. Bahkan, anggur Muscat menjadi salah satu buah yang hadir dalam kreasi kuliner premium dan menjadi perhatian masyarakat di media sosial.
Selain Shine Muscat, terdapat berbagai varietas anggur yang juga populer untuk dikonsumsi, seperti Thompson Seedless dan Red Globe. Namun, karakter rasa, aroma dan tekstur Shine Muscat membuatnya memiliki daya tarik tersendiri.
Tidak hanya memiliki rasa yang disukai, anggur Muscat juga mengandung sejumlah nutrisi. Anggur Shine Muscat mengandung vitamin C, vitamin K, beberapa vitamin B, mineral seperti kalium, tembaga dan mangan, serta senyawa antioksidan.
Kandungan tersebut membuat anggur dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang. Meski demikian, konsumsi buah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Di balik popularitasnya, anggur Muscat juga sempat menjadi perhatian masyarakat karena isu residu pestisida. RRI.CO.ID melaporkan bahwa BPOM pada 2026 menyatakan anggur Muscat yang beredar di Indonesia aman setelah melalui pengujian, dengan residu pestisida yang ditemukan berada di bawah ambang batas.
Masyarakat tetap dianjurkan mencuci buah sebelum dikonsumsi. Anggur dapat dibilas menggunakan air bersih yang mengalir sambil digosok secara lembut untuk membantu menghilangkan kotoran maupun residu yang menempel pada permukaan kulit.
Popularitas anggur Muscat juga membuka peluang pengembangan budidaya anggur di Indonesia. Sejumlah daerah mulai mengembangkan varietas anggur dengan teknik budidaya yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.
Pemerintah juga mendorong pengembangan anggur lokal untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Pengembangan tersebut melibatkan petani, akademisi dan pelaku usaha.
Dengan rasa manis, tekstur renyah, aroma khas, kulit yang dapat dimakan dan tanpa biji, tidak mengherankan jika anggur Muscat semakin menjadi primadona di pasar buah.
Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan kebersihan buah sebelum dikonsumsi dan mengatur porsinya sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Popularitas Shine Muscat menunjukkan bahwa buah tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga dari kepraktisan, tampilan dan pengalaman yang ditawarkan kepada konsumen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....