Daging Buaya Jadi Kuliner Ekstrem yang Diburu Wisatawan di Filipina
- 26 Agt 2026 08:50 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Daging buaya menjadi salah satu kuliner ekstrem yang menarik perhatian wisatawan di Filipina. Hidangan berbahan daging predator tersebut diolah menjadi berbagai menu, mulai dari sisig, burger, hingga pizza.
Kuliner berbahan daging buaya antara lain dapat ditemukan di sejumlah restoran di Puerto Princesa, Palawan, serta beberapa daerah di Davao. Hidangan ini dikenal sebagai exotic food karena menggunakan bahan yang bagi sebagian besar masyarakat tergolong tidak lazim dikonsumsi.
Daging yang digunakan umumnya berasal dari buaya hasil peternakan. Dalam pengolahannya, daging buaya biasanya dimarinasi terlebih dahulu dengan berbagai bumbu untuk mengurangi aroma amis, kemudian dimasak dalam waktu relatif singkat agar teksturnya tidak menjadi terlalu alot.
Salah satu menu yang cukup menarik perhatian adalah Crocodile Sisig, yang mengadaptasi hidangan sisig khas Filipina. Daging buaya dicincang kemudian ditumis bersama bawang, cabai, dan calamansi atau jeruk lokal, sebelum disajikan di atas hot plate.
Selain sisig, daging buaya juga diolah menjadi burger dan topping pizza. Sejumlah olahan lainnya meliputi buaya panggang utuh, kari, sate, sup, hingga kebab.
Dari sisi tekstur dan cita rasa, daging buaya disebut memiliki kemiripan dengan ayam atau ikan, namun dengan tekstur yang lebih padat dan kenyal. Karakter tersebut membuatnya dapat diolah dengan berbagai teknik masakan.
Kuliner ekstrem ini menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman gastronomi berbeda di Filipina. Keberadaannya juga berkaitan dengan aktivitas peternakan buaya yang memasok bahan pangan untuk sejumlah produk kuliner.
(RRI/Dewa Arta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....