Takoyaki, Bola Gurita yang Jadi Ikon Kuliner Jalanan Osaka

  • 20 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Takoyaki merupakan salah satu camilan khas Jepang yang sangat populer, terutama di Osaka. Berbentuk bola-bola kecil dengan isian potongan gurita, takoyaki dikenal karena perpaduan tekstur renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam.

Nama takoyaki berasal dari kata tako yang berarti gurita dan yaki yang berarti panggang. Camilan ini umumnya dibuat dari adonan tepung terigu yang dicampur telur dan dashi atau kaldu khas Jepang.

Di dalamnya terdapat potongan gurita rebus, sementara adonan biasanya dilengkapi tenkasu atau remah tempura, daun bawang dan beni shoga atau acar jahe merah.

Setelah matang, takoyaki disajikan dalam kondisi panas dengan berbagai topping. Saus takoyaki memberikan rasa manis dan gurih, kemudian ditambahkan mayones Jepang, aonori atau serpihan rumput laut, serta katsuobushi berupa serutan ikan bonito.

Menariknya, serutan katsuobushi tersebut tampak seperti bergerak atau "menari" ketika terkena panas dari takoyaki.

Berawal dari Osaka

Takoyaki mulai dikenal di Osaka sekitar 1935. Camilan ini dikaitkan dengan Tomekichi Endo, pedagang dari Aizuya, yang mengembangkan makanan berbentuk bola dari camilan berbasis tepung yang telah lebih dulu populer di kawasan Kansai.

Dalam perkembangannya, gurita menjadi isian utama dan takoyaki kemudian berkembang menjadi salah satu ikon street food Osaka. Hingga kini, makanan tersebut mudah ditemukan di gerobak kaki lima, festival matsuri, restoran maupun kedai khusus takoyaki.

Satu porsi biasanya berisi sekitar enam hingga sepuluh bola. Takoyaki disantap menggunakan tusuk gigi atau tusuk kecil karena bagian dalamnya masih sangat panas.

Selain versi klasik dengan gurita, kini terdapat berbagai variasi isian, mulai dari keju, udang, sosis hingga sayuran. Di Prefektur Hyogo juga dikenal Akashiyaki, makanan yang memiliki kemiripan dengan takoyaki tetapi teksturnya lebih lembut dan penggunaan telurnya lebih dominan.

Takoyaki sendiri termasuk kelompok konamono, yaitu makanan Jepang berbasis tepung yang menjadi bagian penting dari budaya kuliner Osaka, bersama makanan seperti okonomiyaki.

Dari jajanan jalanan Osaka, takoyaki kini telah mendunia, termasuk di Indonesia. Perpaduan gurih, manis dan umami serta pengalaman menyantapnya selagi panas membuat takoyaki tetap menjadi salah satu kuliner Jepang yang mudah dikenali.

(RRI/Dewa Arta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....