Roti Sourdough Dinilai Lebih Ramah untuk Pencernaan Tubuh
- 27 Mei 2026 05:09 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Roti sourdough semakin populer dan banyak dipilih sebagai alternatif roti yang dianggap lebih sehat dibanding roti biasa. Popularitasnya meningkat karena proses pembuatannya menggunakan fermentasi alami yang dipercaya lebih ramah bagi sistem pencernaan. Tak sedikit orang mengaku merasa lebih nyaman setelah mengonsumsi sourdough dibanding roti putih biasa yang dibuat menggunakan ragi instan.
Sourdough dibuat dari starter alami berupa campuran tepung dan air yang menghasilkan ragi serta bakteri baik dari proses fermentasi alami. Berbeda dengan roti biasa yang proses pembuatannya lebih cepat, fermentasi sourdough berlangsung lebih lama sehingga menghasilkan tekstur dan rasa khas. Proses fermentasi panjang inilah yang dinilai memberi sejumlah manfaat bagi tubuh.
Sejumlah ahli gizi menyebut fermentasi pada sourdough membantu memecah gluten dan pati sebelum roti dikonsumsi. Kondisi tersebut membuat sourdough lebih mudah dicerna dan lebih nyaman bagi sebagian orang yang sering merasa kembung setelah makan roti biasa. Selain itu, fermentasi juga mengubah struktur pati sehingga penyerapan gula dalam tubuh berlangsung lebih lambat.
Tak hanya itu, sourdough juga disebut memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding roti putih pada umumnya. Artinya, konsumsi sourdough tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang terlalu cepat. Bakteri asam laktat yang terbentuk selama fermentasi juga membantu menurunkan kadar fitat, yaitu senyawa yang dapat menghambat penyerapan nutrisi penting seperti zat besi, selenium, dan vitamin B.
Meski dianggap lebih sehat, kandungan nutrisi sourdough tetap perlu diperhatikan. Dibanding beberapa jenis roti lain, sourdough memiliki kandungan kalori yang cenderung lebih tinggi, yakni sekitar 319 kalori per 100 gram. Kandungan proteinnya cukup tinggi, namun kadar seratnya justru lebih rendah dibanding roti gandum utuh maupun roti biji-bijian.
Karena itu, konsumsi sourdough tetap disarankan dalam jumlah seimbang, terutama bagi orang yang sedang menjaga berat badan atau mengontrol gula darah. Agar manfaatnya lebih optimal, sourdough sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein, lemak sehat, maupun sayuran seperti telur, alpukat, selai kacang, dan minyak zaitun. Meski lebih mudah dicerna, roti ini juga tetap mengandung gluten sehingga tidak dianjurkan bagi penderita intoleransi gluten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....