Mengulik Asal Usul Steak: Dari Tradisi Eropa hingga Mendunia
- 21 Apr 2026 19:00 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Steak dikenal sebagai salah satu hidangan daging paling populer di dunia. Namun, di balik kelezatannya, steak memiliki sejarah panjang yang berakar dari budaya kuliner Eropa, khususnya di kawasan Skandinavia pada abad pertengahan.
Kata “steak” sendiri berasal dari bahasa Old Norse yaitu “steik” yang berarti daging yang dipanggang atau dibakar. Istilah ini kemudian menyebar ke wilayah Inggris pada abad ke-15, dan mulai dikenal luas sebagai metode memasak daging sapi dengan cara dipanggang di atas api terbuka.
Seiring waktu, steak berkembang menjadi bagian penting dalam tradisi kuliner Barat. Di Prancis, teknik memasak steak semakin disempurnakan dengan berbagai metode seperti pan-searing dan penggunaan mentega untuk menambah cita rasa. Sementara itu, di Amerika Serikat, steak menjadi simbol gaya hidup modern dengan hadirnya restoran steakhouse yang menyajikan berbagai potongan daging berkualitas tinggi.
Beragam jenis steak pun bermunculan, mulai dari ribeye, sirloin, hingga tenderloin, yang masing-masing memiliki tekstur dan cita rasa berbeda. Cara penyajiannya juga bervariasi, dari tingkat kematangan rare, medium, hingga well done, sesuai selera penikmatnya.
Kini, steak tidak hanya dinikmati di negara-negara Barat, tetapi telah mendunia, termasuk di Indonesia. Berbagai restoran lokal hingga internasional menghadirkan steak dengan sentuhan cita rasa khas daerah, menjadikannya hidangan yang semakin digemari berbagai kalangan.
Dengan perjalanan sejarah yang panjang, steak bukan sekadar hidangan, melainkan representasi evolusi budaya kuliner lintas negara yang terus berkembang hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....