Cegah Hepatitis dengan Vaksinasi dan Hindari Faktor Risiko

  • 07 Sep 2026 19:10 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Hepatitis B dan C dapat menular melalui darah dan cairan tubuh, termasuk penggunaan jarum suntik yang tidak steril.
  • Pencegahan hepatitis memerlukan pemahaman pola penularan, menjaga pola hidup sehat, dan memastikan perlindungan melalui imunisasi.
  • Hepatitis B dapat berkembang menjadi penyakit kronis jika tidak ditangani dengan baik, sehingga imunisasi sangat penting untuk pencegahan.

RRI.CO.ID, Singaraja – Upaya mencegah hepatitis perlu dilakukan dengan memahami pola penularan, menjaga pola hidup sehat, serta memastikan perlindungan melalui imunisasi. Langkah tersebut penting terutama untuk mencegah hepatitis B yang dapat berkembang menjadi penyakit kronis.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Made Widiastika, Sp.PD, menjelaskan hepatitis B dan C dapat menular melalui darah maupun cairan tubuh, termasuk penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan proses perawatan luka tanpa perlindungan yang tepat.

“Ketahui cara penularannya. Pencegahan awal sebelum kita sakit, menghindari kontak langsung,” ujarnya.

Ia mengatakan, hepatitis B dan C tidak menular melalui aktivitas sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, tinggal serumah, bersekolah, maupun bekerja bersama.

Salah satu upaya pencegahan yang dinilai penting adalah imunisasi hepatitis B. Menurut Dr. Made, imunisasi telah menjadi bagian dari program pemerintah, baik melalui imunisasi dasar pada bayi maupun imunisasi tambahan bagi orang dewasa.

Selain vaksinasi, masyarakat juga diminta menjaga kesehatan hati dengan menghindari konsumsi alkohol berlebihan, tidak mengonsumsi obat secara sembarangan dalam jangka panjang, serta mengendalikan kondisi seperti kegemukan, diabetes, dan kolesterol tinggi yang dapat memicu gangguan pada hati.

“Selalu konsultasikan atau membeli obat, jangan beli obat sendiri,” katanya.

Dr. Made menambahkan, hepatitis C saat ini dapat disembuhkan dengan obat antivirus, sementara hepatitis B dapat dikendalikan dan ditekan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Karena itu, pencegahan dan pemeriksaan sejak dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan hati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....