Cozy Cardio Jadi Gaya Baru, Olahraga Nyaman tanpa Tekanan Berlebih
- 20 Jul 2026 11:31 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Di tengah kesibukan yang membuat banyak orang kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga, muncul sebuah tren yang menawarkan cara lebih santai untuk tetap aktif. Namanya cozy cardio, konsep olahraga yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial karena dianggap lebih mudah dijalani dibanding latihan dengan intensitas tinggi.
Tren ini mengubah anggapan bahwa olahraga harus selalu identik dengan keringat bercucuran, target kalori, atau sesi latihan yang menguras tenaga. Sebaliknya, cozy cardio mengajak seseorang menikmati aktivitas fisik dalam suasana yang nyaman, sehingga olahraga terasa seperti bagian dari rutinitas sehari-hari, bukan sebuah beban.
Mengutip Healthline, cozy cardio merupakan aktivitas kardio berintensitas ringan hingga sedang yang dilakukan dengan pendekatan lebih rileks. Istilah ini semakin dikenal setelah kreator TikTok Hope Zuckerbrow membagikan rutinitas olahraganya yang sederhana namun tetap konsisten.
Alih-alih mengenakan pakaian olahraga lengkap dan pergi ke pusat kebugaran, banyak orang memilih berjalan di atas walking pad sambil menonton serial favorit, melakukan yoga dengan pakaian rumahan, atau sekadar berjalan santai ditemani musik dan aromaterapi. Suasana yang dibuat senyaman mungkin menjadi ciri khas dari tren ini.
Pendekatan tersebut ternyata menarik perhatian banyak orang, terutama mereka yang selama ini merasa olahraga terlalu melelahkan atau sulit dipertahankan. Dengan tekanan yang lebih rendah, seseorang justru lebih mudah membangun kebiasaan bergerak setiap hari.
Banyak ahli juga menilai bahwa konsistensi merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga kebugaran tubuh. Karena itu, aktivitas fisik ringan yang dilakukan secara rutin tetap memberikan manfaat, meski tidak seintens latihan di gym.
| Baca juga: Diet Sampah Jadi Gaya Hidup Sehat Masa Kini |
Cozy cardio sendiri umumnya dilakukan melalui aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda santai, yoga, stretching, hingga mengikuti video latihan low impact. Meski terlihat ringan, aktivitas tersebut tetap mampu meningkatkan denyut jantung, membantu membakar energi, menjaga kesehatan jantung, sekaligus mengurangi stres.
Selain manfaat fisik, tren ini juga dianggap lebih ramah bagi kesehatan mental. Tidak adanya tuntutan untuk berolahraga secara ekstrem membuat seseorang lebih menikmati proses bergerak tanpa rasa tertekan. Hal inilah yang membuat cozy cardio banyak dipilih oleh pemula, pekerja dengan jadwal padat, hingga mereka yang ingin kembali aktif setelah lama tidak berolahraga.
Menariknya, cozy cardio tidak membutuhkan perlengkapan khusus. Seseorang cukup mengenakan pakaian yang nyaman, memutar playlist favorit atau film kesukaan, lalu mulai bergerak selama 10 hingga 20 menit. Durasi tersebut dapat ditambah secara bertahap sesuai kemampuan dan kebutuhan.
Meski demikian, cozy cardio bukan berarti menggantikan seluruh bentuk olahraga. Aktivitas ini lebih tepat dijadikan langkah awal untuk membangun kebiasaan hidup aktif. Jika dipadukan dengan latihan kekuatan dan pola hidup sehat, manfaatnya akan terasa lebih optimal.
Pada akhirnya, popularitas cozy cardio menunjukkan bahwa olahraga tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang berat. Justru melalui aktivitas sederhana yang terasa menyenangkan, banyak orang mampu menjaga konsistensi bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....