5 Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Merusak Kesehatan Mental
- 20 Jul 2026 08:56 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kebiasaan sederhana setelah bangun tidur dapat secara signifikan memengaruhi kesehatan mental dan tingkat stres seseorang.
- Jika kebiasaan buruk pagi dilakukan secara terus-menerus, dapat menyebabkan emosi mudah naik turun dan penurunan produktivitas sepanjang hari.
- Ada lima kebiasaan pagi utama yang sebaiknya dikurangi untuk menjaga kesehatan mental dan kinerja optimal.
RRI.CO.ID, Singaraja - Pernah merasa suasana hati sudah buruk sejak pagi, padahal hari baru saja dimulai? Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan setelah bangun tidur ternyata bisa memengaruhi kesehatan mental. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat meningkatkan stres, membuat emosi lebih mudah naik turun, hingga menurunkan produktivitas sepanjang hari.
Berikut lima kebiasaan pagi yang sebaiknya mulai dikurangi.
1. Langsung Mengecek Ponsel Setelah Bangun Tidur
Banyak orang membuka mata lalu langsung melihat notifikasi, media sosial, atau membaca berita. Kebiasaan ini dapat membuat otak langsung dipenuhi berbagai informasi sebelum benar-benar siap memulai hari. Akibatnya, rasa cemas, stres, atau tekanan bisa muncul lebih cepat, terutama jika menemukan kabar buruk atau membandingkan diri dengan kehidupan orang lain di media sosial.
2. Melewatkan Sarapan
Sarapan salah satu hal penting untuk kesehatan fisik dan juga membantu menjaga fungsi otak. Saat tubuh kekurangan energi, kadar gula darah bisa menurun sehingga memengaruhi konsentrasi, suasana hati, dan membuat seseorang lebih mudah marah atau lelah. Pilihlah menu sarapan yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama.
3. Terburu-buru Memulai Hari
Bangun terlalu siang hingga harus terburu-buru berangkat kerja atau sekolah dapat meningkatkan hormon stres sejak pagi. Kondisi ini membuat tubuh terasa tegang dan pikiran sulit fokus. Cobalah bangun 15–30 menit lebih awal agar memiliki waktu untuk bersiap dengan tenang tanpa merasa dikejar waktu, atau ketika sudah terbangun jangan mencoba untuk tidur lagi dengan cengan dalih 5 menit tidur bentar, karena semakin mengulur waktu bangun, maka kita akan terburu-buru dengan waktu yang tersisa.
4. Tidak Bergerak Sama Sekali
Setelah bangun tidur, tubuh membutuhkan sedikit aktivitas untuk membantu melancarkan peredaran darah. Tidak perlu olahraga berat, cukup melakukan peregangan, berjalan kaki sebentar, atau berjemur di bawah sinar matahari pagi selama beberapa menit. Aktivitas ringan ini dapat membantu meningkatkan produksi hormon endorfin yang berperan dalam memperbaiki suasana hati.
5. Memulai Hari dengan Pikiran Negatif
Sering mengeluh, memikirkan masalah yang belum tentu terjadi, atau merasa hari akan berjalan buruk sejak bangun tidur dapat memengaruhi kondisi psikologis sepanjang hari. Pola pikir negatif membuat otak lebih mudah fokus pada hal-hal yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, memulai pagi dengan rasa syukur atau menetapkan satu tujuan sederhana bisa membantu membangun suasana hati yang lebih positif.
Awali Hari dengan Kebiasaan yang Lebih Sehat
Kesehatan mental tidak hanya dipengaruhi oleh peristiwa besar dalam hidup, tetapi juga oleh rutinitas kecil yang dilakukan setiap hari. Mengurangi waktu bermain ponsel di pagi hari, sarapan bergizi, bangun lebih awal, melakukan aktivitas fisik ringan, dan melatih pikiran positif merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi kesejahteraan mental.
Ingat, pagi hari adalah fondasi untuk menjalani aktivitas sepanjang hari. Semakin baik kebiasaan yang dibangun sejak bangun tidur, semakin besar pula peluang untuk menjalani hari dengan lebih tenang, fokus, dan bahagia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....