Inisiasi Menyusu Dini, Langkah Awal Wujudkan Generasi Sehat

  • 17 Jul 2026 11:20 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Inisiasi Menyusu Dini (IMD) menjadi salah satu langkah penting yang dianjurkan tenaga kesehatan untuk meningkatkan keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sekaligus memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi sejak awal kehidupan.

IMD merupakan proses meletakkan bayi di dada ibu segera setelah lahir agar terjadi kontak kulit dengan kulit (skin-to-skin contact) dan memberikan kesempatan kepada bayi untuk menyusu sendiri dalam satu jam pertama kelahiran. Praktik ini terbukti memberikan banyak manfaat, baik bagi bayi maupun ibu, termasuk membantu menjaga suhu tubuh bayi, memperkuat sistem kekebalan tubuh melalui kolostrum, serta merangsang produksi ASI.

Bidan Ni Putu Citra Laksmi, S.Tr.Keb., M.Keb saat mengisi acara Dialoq Siang Indonesia Sehat di PRO 1 RRI Singaraja Jumat, 17 JUli 2026 mengatakan bahwa satu jam pertama setelah kelahiran merupakan periode emas yang sangat menentukan keberhasilan menyusui.

"Inisiasi Menyusu Dini bukan hanya sekadar memberikan ASI lebih cepat, tetapi juga memberikan kesempatan kepada bayi untuk mendapatkan kolostrum yang kaya akan antibodi. Cairan pertama ini menjadi perlindungan alami bagi bayi terhadap berbagai infeksi sejak hari pertama kehidupannya," ujarnya.

Menurutnya, IMD juga memberikan manfaat bagi ibu karena dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin yang membantu kontraksi rahim sehingga mengurangi risiko perdarahan pasca persalinan.

"Melalui kontak kulit antara ibu dan bayi, keduanya akan merasa lebih tenang. Ikatan kasih sayang pun terbentuk sejak awal, sehingga proses menyusui berikutnya menjadi lebih mudah dan nyaman," katanya menambahkan.

Meski demikian, masih terdapat anggapan keliru di masyarakat yang menganggap bayi harus segera diberi susu formula apabila ASI belum keluar dalam jumlah banyak. Padahal, kolostrum yang dihasilkan pada hari-hari pertama memang hanya sedikit, namun jumlah tersebut telah sesuai dengan kebutuhan lambung bayi yang masih sangat kecil.

Tenaga kesehatan pun mengajak seluruh keluarga, khususnya suami, untuk memberikan dukungan kepada ibu selama proses menyusui. Dukungan emosional dan lingkungan yang nyaman dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia enam bulan.

Dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Inisiasi Menyusu Dini, diharapkan semakin banyak bayi Indonesia memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI sejak jam pertama kehidupan sebagai bekal tumbuh kembang yang optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....