Tren Jajanan Viral Perlu Disikapi Bijak agar Tidak Berdampak pada Kesehatan
- 24 Mei 2026 04:39 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tren jajanan kekinian yang semakin berkembang dan viral di media sosial membuat masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik mencoba berbagai makanan dan minuman dengan tampilan menarik serta rasa yang beragam. Namun di balik popularitas tersebut, masyarakat diingatkan agar tetap bijak dalam mengonsumsi jajanan modern demi menjaga kesehatan tubuh.
Hal tersebut disampaikan Tenaga Nutrisionis Putu Indah Gita Pramesti, S.Tr.Gz dalam Dialog Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut Gita, perkembangan jajanan saat ini mengalami banyak perubahan dibanding jajanan tradisional sebelumnya, terutama dari tambahan topping dan kandungan gula yang semakin tinggi.
“Kalau dulu martabak hanya isi meses, sekarang topping-nya makin banyak. Masyarakat boleh mencoba jajanan viral, tetapi tidak berlebihan karena kandungan gula, garam, dan lemak tetap harus dibatasi,” ujar Putu Indah Gita Pramesti dalam Dialog Pro 1 RRI Singaraja, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sebagian besar jajanan kekinian memang dirancang dengan cita rasa manis, gurih, dan menarik agar disukai masyarakat. Namun jika dikonsumsi terlalu sering dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga penyakit degeneratif.
Selain memperhatikan kandungan makanan, masyarakat juga diminta lebih cerdas dalam memilih tempat membeli jajanan, terutama memperhatikan kebersihan dan proses pengolahannya.
“Kalau tempat jualannya tidak bersih, itu rawan menimbulkan kuman dan penyakit. Jadi masyarakat harus menjadi konsumen yang lebih cerdas sebelum membeli makanan,” kata Gita menambahkan.
Gita juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola hidup sehat dengan membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, memperbanyak minum air putih, serta rutin melakukan aktivitas fisik.
Menurutnya, menikmati tren makanan tetap boleh dilakukan, namun harus dibarengi kesadaran menjaga kesehatan agar tidak menimbulkan dampak jangka panjang bagi tubuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....