Oversleeping Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan
- 07 Mei 2026 16:13 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tidur memang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Namun, tidur berlebihan atau oversleeping ternyata juga bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan jika terjadi terus-menerus.
Secara umum, orang dewasa disarankan tidur sekitar 7 hingga 9 jam per hari. Jika seseorang terbiasa tidur lebih dari 9 hingga 10 jam setiap hari, kondisi tersebut bisa disebut sebagai hipersomnia atau kebanyakan tidur.
Meski terlihat sepele, kebiasaan tidur terlalu lama dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Salah satu keluhan yang paling sering muncul adalah sakit kepala setelah bangun tidur. Hal ini diduga berkaitan dengan perubahan neurotransmitter serotonin di otak akibat pola tidur yang berlebihan.
| Baca juga: Diet Sampah Jadi Gaya Hidup Sehat Masa Kini |
Selain sakit kepala, kebanyakan tidur juga dapat memicu nyeri punggung karena tubuh terlalu lama berada dalam posisi yang sama saat beristirahat. Aktivitas fisik yang berkurang akibat terlalu banyak tidur juga bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan atau obesitas.
Tidak hanya itu, penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan tidur berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes, penyakit jantung, hingga stroke. Karena itu, menjaga pola tidur tetap seimbang menjadi hal penting untuk kesehatan jangka panjang.
Dari sisi mental, orang yang terlalu banyak tidur sering kali tetap merasa lelah dan mengantuk di siang hari. Konsentrasi menurun dan energi terasa cepat habis meskipun waktu tidur sudah panjang.
Kondisi ini juga sering dikaitkan dengan depresi dan gangguan kecemasan. Dalam beberapa kasus, tidur digunakan sebagai bentuk pelarian dari tekanan emosional atau stres yang sedang dialami seseorang.
Selain faktor psikologis, kebanyakan tidur juga bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Misalnya sleep apnea atau gangguan napas saat tidur, narkolepsi, hipotiroidisme, hingga gangguan jantung dan nyeri kronis.
Pada usia 45 tahun ke atas, tidur berlebihan juga disebut dapat memengaruhi fungsi otak dan mempercepat penurunan kemampuan belajar atau daya ingat.
Karena itu, penting untuk memperhatikan kualitas dan durasi tidur secara seimbang. Jika seseorang terus merasa lelah meski sudah tidur lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....