Dokter Forensik Perempuan Buleleng, Soroti Peningkatan Kekerasan terhadap Anak
- 24 Apr 2026 19:46 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Dokter Forensik
- Perempuan Buleleng
- Soroti Peningkatan Kekerasan
- Peningkatan Kekerasan terhadap Anak
RRI.CO.ID, Singaraja – Peningkatan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Buleleng menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut disampaikan dokter Clarisa, yang menangani bidang forensik dan medikolegal di wilayah tersebut.
Menurutnya, pelayanan forensik tidak hanya berkaitan dengan korban meninggal dunia, tetapi juga menangani orang hidup yang diduga menjadi korban tindak pidana, termasuk kekerasan fisik maupun seksual.
“Kalau ditanya akhir-akhir ini kasus yang meningkat, kami melihat lebih banyak pada korban hidup, terutama kasus yang berkaitan dengan anak dan perempuan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tren kekerasan seksual terhadap anak mulai menunjukkan peningkatan sejak akhir tahun 2024 hingga 2025. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena dampaknya tidak hanya pada korban saat ini, tetapi juga masa depan generasi muda di Buleleng.
“Kalau anak menjadi korban, bagaimana kita bisa memajukan Buleleng. Trauma yang dialami anak tentu menjadi perhatian kita bersama,” katanya.
Selain itu, ia juga menyinggung fenomena perkawinan usia dini yang masih ditemukan di lapangan. Bahkan, dari pencatatan rumah sakit, terdapat kasus anak melahirkan anak dengan usia yang semakin muda.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting sebagai benteng utama dalam mencegah kekerasan dan penyimpangan sosial. Komunikasi, pengawasan, serta pendidikan sejak dini menjadi kunci utama.
“Semua berawal dari keluarga. Bagaimana komunikasi dibangun, pengawasan dilakukan, dan anak diberi bekal untuk menghadapi kehidupan,” ucapnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak dan perempuan, serta berani melaporkan apabila menemukan indikasi kekerasan di lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....