Circle Pertemanan Toxic, Saatnya Berani Menjaga Diri
- 16 Apr 2026 22:45 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Fenomena circle pertemanan toxic menjadi perhatian di kalangan anak muda saat ini. Lingkungan pertemanan yang seharusnya menjadi tempat bertumbuh justru bisa berdampak negatif apabila di dalamnya terdapat sikap saling menjatuhkan, tidak suportif, hingga membuat seseorang merasa tidak dihargai.
Dalam kehidupan sosial, pertemanan memiliki peran penting dalam membentuk kepercayaan diri dan kesehatan mental. Namun, tidak semua relasi membawa dampak positif. Beberapa orang justru terjebak dalam lingkaran pertemanan yang membuat mereka merasa lelah secara emosional, kehilangan jati diri, bahkan mengalami tekanan mental.
Hal ini disampaikan oleh Ni Nyoman Ari Indra Dewi, M.Psi, Psikolog dalam program Pos Jaga “Ngobrol Bareng Psikolog” Pro 2 RRI Singaraja yang disiarkan pada Kamis, 16 April 2026. Ia menjelaskan bahwa penting bagi setiap individu untuk mengenali tanda-tanda relasi yang tidak sehat.
“Tidak apa-apa untuk kita menjauh atau meninggalkan relasi toxic, bukan berarti kita kehilangan teman tapi kita berupaya untuk menjaga diri. Kita berhak berada dalam lingkungan yang membantu kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, pertemanan yang sehat ditandai dengan adanya dukungan, rasa saling menghargai, serta ruang untuk berkembang. Sebaliknya, relasi toxic sering kali dipenuhi dengan sikap manipulatif, kritik yang menjatuhkan, hingga persaingan yang tidak sehat.
Banyak anak muda merasa ragu untuk keluar dari lingkungan tersebut karena takut kehilangan teman atau merasa sendirian. Padahal, bertahan dalam hubungan yang tidak sehat justru bisa menghambat perkembangan diri dan menurunkan kualitas hidup.
Para ahli juga menekankan pentingnya membangun batasan dalam pertemanan. Mengetahui kapan harus berkata “cukup” menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan mental dan emosional.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental, diharapkan anak muda berani mengambil keputusan untuk memilih lingkungan yang positif. Karena pada akhirnya, kualitas pertemanan akan sangat berpengaruh pada kualitas hidup seseorang.
Memilih circle yang sehat bukan berarti menjadi egois, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri agar bisa terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....