Gejala Diabetes pada Wanita Perlu Diwaspadai sejak Dini

  • 14 Apr 2026 08:25 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja — Penyakit Diabetes dapat dialami oleh siapa saja, termasuk wanita. Namun, terdapat sejumlah gejala khas pada wanita yang perlu dikenali lebih awal guna mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.

Mengutip Halodoc, gejala umum diabetes meliputi rasa haus dan lapar berlebih, sering buang air kecil, perubahan berat badan tanpa sebab yang jelas, kelelahan, penglihatan kabur, hingga luka yang sulit sembuh.

Selain gejala umum tersebut, wanita juga dapat mengalami tanda-tanda khusus yang kerap tidak disadari. Salah satunya adalah infeksi jamur berulang pada area vagina akibat pertumbuhan jamur Candida yang dipicu oleh tingginya kadar gula darah. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti gatal, nyeri, dan keputihan.

Wanita penderita diabetes juga lebih rentan mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Kadar gula yang tinggi dalam urine mempermudah bakteri berkembang, sehingga memicu gejala seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, hingga demam.

Tak hanya itu, gangguan fungsi seksual juga dapat terjadi, seperti vagina kering dan penurunan gairah seksual. Kondisi ini berkaitan dengan Neuropati diabetik, yaitu kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Lebih lanjut, diabetes pada wanita dinilai lebih sulit dikendalikan dibandingkan pria. Hal ini dipengaruhi oleh fluktuasi hormon saat menstruasi, kehamilan, dan menopause, yang dapat menyebabkan kadar gula darah menjadi tidak stabil. Penggunaan pil kontrasepsi tertentu juga disebut dapat memengaruhi respons insulin dalam tubuh.

Jika tidak ditangani dengan baik, diabetes pada wanita berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, gangguan ginjal, hingga masalah selama kehamilan.

Oleh karena itu, wanita diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, rutin memeriksa kadar gula darah, serta segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada diabetes. Upaya deteksi dini menjadi kunci penting untuk mencegah komplikasi dan menjaga kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....