Pemerataan Layanan Kesehatan, Pemkab Buleleng Bakal Bangun Rumah Sakit Baru
- 20 Feb 2026 14:05 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng merencanakan pembangunan rumah sakit di wilayah timur sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan. Rumah sakit tersebut akan dibangun di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, menjelaskan pembangunan ini bertujuan mengurangi ketimpangan akses layanan kesehatan yang selama ini masih terpusat di Kota Singaraja.
“Tujuannya untuk pemerataan layanan kesehatan. Selama ini akses pelayanan masih terpusat di Singaraja, sehingga masyarakat di harus menempuh jarak cukup jauh,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan rumah sakit di Desa Pacung direncanakan mulai tahun 2027 dan ditargetkan selesai pada 2028. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, masyarakat di wilayah timur diharapkan dapat mengakses layanan kesehatan lebih cepat dan efektif.
Selain melayani masyarakat Buleleng, rumah sakit di wilayah timur juga memungkinkan memberikan pelayanan kepada masyarakat perbatasan Kabupaten Karangasem. Hal ini mengingat posisi geografis yang berbatasan langsung.
Untuk fasilitas, rumah sakit di Desa Pacung nantinya akan bertipe D yang memprioritaskan empat layanan spesialis dasar, yakni penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, kesehatan anak, serta anestesi. Jika memungkinkan, layanan spesialis tambahan akan dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan.
Namun demikian, dr. Sucipto mengakui tantangan utama tidak hanya pada anggaran pembangunan fisik, tetapi juga ketersediaan sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga dokter spesialis yang saat ini masih terpusat di perkotaan.
“Kita membutuhkan SDM yang memadai. Salah satu kendala di Buleleng adalah distribusi dokter spesialis yang belum merata,” jelasnya.
Sebagai solusi, Dinas Kesehatan berencana melakukan kerja sama melalui skema BLUD dan menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan dokter spesialis, termasuk pendekatan ke Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Selain itu, pihaknya juga mengusulkan peningkatan insentif bagi dokter spesialis guna menarik minat bertugas di Buleleng.
Ia menambahkan, potensi jumlah penduduk Buleleng cukup besar, namun masih kurang dilirik karena faktor perkiraan pendapatan yang dinilai relatif rendah. Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkab Buleleng berharap pemerataan layanan kesehatan dapat segera terwujud dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....