Sering Lapar Setelah Makan, Normal atau Tanda Masalah?
- 09 Feb 2026 10:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Tubuh membutuhkan makanan sebagai sumber energi untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, rasa lapar beberapa jam setelah makan merupakan hal yang wajar.
Namun, jika rasa lapar muncul terlalu cepat bahkan setelah makan dalam jumlah cukup, kondisi ini patut diperhatikan. Dalam dunia medis, rasa lapar berlebihan yang sulit dikendalikan dikenal dengan istilah polifagia atau hiperfagia. Kondisi ini bukan sekadar keinginan makan biasa, melainkan sinyal bahwa tubuh sedang mengalami perubahan atau membutuhkan sesuatu yang belum terpenuhi.
Salah satu penyebab paling umum adalah dehidrasi. Tubuh sering kali tidak mampu membedakan sinyal haus dan lapar, sehingga rasa ingin minum justru disalahartikan sebagai keinginan makan.
Ketika tubuh kekurangan cairan, muncul gejala seperti lelah, pusing, dan mulut kering yang sering dianggap sebagai tanda lapar. Padahal, yang dibutuhkan sebenarnya adalah air.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum air sebelum makan dapat membantu menimbulkan rasa kenyang lebih cepat dan mencegah makan berlebihan. Selain itu, kurang tidur juga berperan besar dalam meningkatkan rasa lapar.
Waktu tidur yang tidak cukup dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa kenyang dan lapar. Akibatnya, seseorang cenderung merasa lebih cepat lapar dan lebih tertarik pada makanan tinggi kalori, lemak, atau gula. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pola makan, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga meningkatkan risiko kenaikan berat badan jika berlangsung dalam jangka panjang.
Stres juga menjadi faktor yang sering tidak disadari. Ketika seseorang mengalami tekanan mental, tubuh akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah lebih tinggi. Hormon ini dapat meningkatkan nafsu makan sebagai respons alami tubuh terhadap stres.
Banyak orang akhirnya mencari makanan sebagai pelampiasan emosi, terutama makanan manis atau berlemak. Jika rasa lapar muncul terus-menerus tanpa alasan jelas, penting untuk memperhatikan pola tidur, asupan cairan, serta kondisi emosional agar tubuh tetap seimbang dan sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....