Kasus Infeksi Masih Tinggi, Lingkungan Jadi Faktor Utama
- 25 Jan 2026 08:36 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kasus penyakit infeksi di Indonesia masih tergolong tinggi dan menjadi persoalan serius. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD, menjelaskan bahwa infeksi ditentukan oleh tiga faktor utama. Faktor pertama adalah host atau inang, yakni kondisi tubuh manusia terutama daya tahan tubuh.
“Daya tahan tubuh sangat berperan dalam menentukan mudah tidaknya seseorang terkena infeksi,” ujarnya pada Minggu 25 Januari 2026.
Faktor kedua adalah agen atau kuman penyebab infeksi itu sendiri. Menurutnya, jenis dan kekuatan kuman sangat memengaruhi tingkat penularan penyakit.
“Kuman penyebab infeksi memiliki peran besar dalam menentukan berat ringannya penyakit,” katanya.
Selain itu, faktor lingkungan juga menjadi unsur yang tidak kalah penting. Lingkungan yang kotor, kurang higienis, dan banyak sampah sangat memudahkan terjadinya infeksi.
“Lingkungan yang tidak bersih memberi kontribusi besar terhadap meningkatnya kasus infeksi,” jelas dr. Putu Arya.
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat. Peran negara dan pemerintah dinilai penting dalam menyiapkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan terencana.
“Diperlukan anggaran yang cukup serta strategi nyata agar sampah bisa cepat di-reuse atau recycle,” ujarnya.
Menurutnya, tanpa pengelolaan sampah yang baik, penyakit infeksi akan terus meningkat dan berdampak serius pada kesehatan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi menekan angka penyakit infeksi di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....