Risiko Sinar UV, Jenis Sunscreen untuk Perlindungan Optimal

  • 22 Jan 2026 19:26 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat berdampak serius pada kesehatan kulit, termasuk sunburn, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit, sehingga perlindungan yang tepat menjadi sangat penting bagi masyarakat yang aktif di luar ruangan.

Sinar UV terdiri dari beberapa jenis, namun yang paling umum mengenai kulit adalah UVA dan UVB. UVA dapat menembus lebih dalam ke lapisan kulit dan berkontribusi pada penuaan dini, sementara UVB lebih berkaitan dengan kulit terbakar akibat sinar matahari. Tanpa perlindungan yang memadai, paparan sinar ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan kulit.

Salah satu cara efektif untuk melindungi kulit adalah dengan penggunaan sunscreen atau tabir surya yang sesuai. Produk sunscreen modern tersedia dalam berbagai jenis untuk memenuhi kebutuhan kulit yang berbeda. Penting memilih sunscreen dengan nilai SPF minimal 30 atau lebih tinggi dan label “broad spectrum” yang menunjukkan perlindungan terhadap UVA dan UVB secara sekaligus.

Sunscreen tersedia dalam berbagai formulasi seperti krim, gel, atau lotion yang dapat disesuaikan dengan jenis kulit. Sunscreen dengan bahan fisik/mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide sering direkomendasikan bagi kulit sensitif, sementara sunscreen kimia bekerja dengan menyerap sinar UV sebelum mencapai lapisan kulit.

Ahli kesehatan kulit juga menekankan pentingnya penggunaan sunscreen secara teratur, baik saat cuaca cerah maupun mendung, serta mengaplikasikannya ulang setiap beberapa jam saat berada di luar ruangan untuk memastikan perlindungan optimal dari paparan sinar matahari.

Dengan memahami risiko paparan sinar UV dan memilih sunscreen yang tepat sesuai kebutuhan kulit serta aktivitas harian, masyarakat dapat lebih bijak dalam menjaga kesehatan kulitnya dari dampak negatif sinar matahari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....