Keterbatasan Gawai Bukan Hambatan UMKM Membuat Konten Promosi

  • 14 Sep 2026 13:31 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pelaku UMKM tidak memerlukan perangkat smartphone dengan spesifikasi tinggi untuk membuat konten promosi digital yang efektif.
  • Kreativitas dan kemampuan memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia dinilai lebih penting dibandingkan investasi mahal pada perangkat canggih.
  • Pendamping UMKM IT menyarankan pelaku usaha untuk memanfaatkan perangkat yang sudah dimiliki dan langsung membuat konten untuk mengukur respons audiens.

RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaku UMKM tidak harus memiliki telepon seluler dengan spesifikasi tinggi untuk menghasilkan konten promosi yang menarik. Kreativitas dan kemampuan memanfaatkan teknologi dinilai lebih penting dalam membangun promosi digital.

Pendamping UMKM bidang IT, Willy, mengatakan pelaku usaha sebaiknya memanfaatkan perangkat yang sudah dimiliki dan mulai membuat konten untuk melihat respons dari audiens.

"Jawabannya sederhana saja. Jadi apa yang kita miliki itu yang kita manfaatkan. Yang penting kita buat saja dulu. Dari step awal ini kan kita biar tahu dulu. Konten yang kita buat dengan HP yang kita miliki saat ini bagaimana hasilnya, kemudian feedback dari audience atau followernya bagaimana" ujarnya

Menurutnya, pelaku usaha juga tidak harus selalu membuat konten dalam bentuk video. Foto produk dapat dikembangkan menggunakan berbagai aplikasi desain maupun teknologi AI sehingga tampil lebih menarik dan sesuai kebutuhan promosi.

Pemanfaatan AI bahkan memungkinkan pelaku UMKM membuat materi visual tanpa harus melakukan proses produksi yang rumit. Produk cukup difoto kemudian dikembangkan dengan bantuan AI sesuai konsep yang diinginkan.

"Kita tidak harus terpaku membuat konten yang berupa video. Kita bisa menggunakan foto. Kita bisa bermain foto produk menggunakan AI salah satunya, atau mungkin menggunakan salah satu platform yang namanya Canva. Kita bisa kreasikan foto-fotonya mau diedit seperti apa" katanya

Willy menambahkan, AI juga dapat digunakan untuk mengubah foto produk menjadi materi video promosi. Agar hasilnya sesuai kebutuhan, pengguna perlu memberikan perintah atau prompt secara detail kepada AI.

Ia mengajak pelaku UMKM untuk tidak takut mencoba, termasuk memanfaatkan berbagai sumber referensi yang tersedia di media sosial maupun teknologi AI. Menurutnya, kemampuan membuat konten dapat dipelajari secara bertahap sesuai kebutuhan usaha.

Bagi pelaku UMKM di Buleleng yang membutuhkan pendampingan, konsultasi dapat dilakukan melalui PLUT Buleleng. Pendampingan mencakup pembuatan konten, foto produk, perizinan usaha hingga kemasan, sehingga pelaku usaha dapat lebih siap mengembangkan pemasaran secara digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....