HIPMI Buleleng Dorong Pengusaha Muda Gali Potensi Ekonomi Daerah
- 05 Apr 2026 22:09 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- HIPMI Buleleng
- Pengusaha Muda
- Potensi Ekonomi Daerah
RRI.CO.ID, Singaraja – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Buleleng menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan pengusaha muda dan penguatan sektor usaha lokal.
Ketua Umum BPC HIPMI Buleleng, Igar Krisnandari, Selasa, 31 Maret 2026, menyampaikan bahwa Kabupaten Buleleng memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan beragam.
“Kalau kita lihat secara keseluruhan, Buleleng punya sumber daya alam luar biasa, mulai dari pertanian, perkebunan, UMKM, hingga pariwisata. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, luas wilayah Buleleng yang terbesar di Bali menjadi keunggulan tersendiri. Potensi tersebut didukung keindahan alam seperti kawasan Lovina, perbukitan di wilayah atas, serta berkembangnya komoditas unggulan seperti anggur dan durian.
Namun demikian, menurutnya tantangan utama bukan pada potensi, melainkan pada optimalisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal.
HIPMI Buleleng, lanjutnya, kini fokus memperkuat kapasitas internal anggotanya yang sebagian besar masih bergerak di sektor UMKM.
“Target kami sederhana, bagaimana usaha kecil bisa naik kelas. Dari usaha rumahan menjadi legal, punya NIB, lalu berkembang ke pasar yang lebih luas hingga ekspansi keluar daerah,” ucapnya.
Saat ini, HIPMI Buleleng memiliki sekitar 90 anggota, dengan 61 anggota aktif yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Buleleng dan bergerak di berbagai sektor seperti properti, kuliner, kelautan, hingga lingkungan hidup.
Untuk mencapai tujuan tersebut, HIPMI rutin menggelar pelatihan, workshop, serta forum berbagi pengalaman antaranggota guna memperkuat mental dan kapasitas kewirausahaan.
Dengan mengusung jargon “Create Impact, Lead The Movement”, HIPMI Buleleng menargetkan lahirnya pengusaha muda yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan dampak bagi masyarakat.
“Pengusaha harus punya impact, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, karyawan, dan lingkungan sekitar,” katanya.
HIPMI juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai stakeholder guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan di Buleleng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....