Investasi Risiko Rendah Cocok untuk Pemula, Reksadana Pasar Uang Jadi Pilihan
- 09 Mar 2026 21:58 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Investasi dengan profil risiko rendah dinilai menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang baru mulai mengelola keuangan. Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah reksadana pasar uang yang relatif stabil dan memiliki risiko kerugian sangat kecil.
Praktisi investasi, Kartika Ningsih, menurutnya investasi pada dasarnya merupakan kegiatan menyisihkan sebagian penghasilan untuk dikelola agar dapat menjaga bahkan menambah nilai kekayaan di masa depan.
“Kalau bahasa sederhananya, investasi itu seperti menabung, tetapi uang yang kita sisihkan dikelola agar nilainya berkembang,” ujarnya.
Namun sebelum memulai investasi, ia mengatakan pentingnya memastikan kondisi keuangan terlebih dahulu. Salah satunya dengan menambah sumber pendapatan agar pengeluaran tidak lebih besar dari pemasukan.
“Kalau income lebih kecil dari pengeluaran, otomatis sulit untuk menyisihkan dana. Jadi langkah awalnya adalah meningkatkan pendapatan terlebih dahulu,” ujarnya.
Kartika mengatakan, bagi pemula yang ingin mencoba investasi, reksadana pasar uang dapat menjadi pilihan karena memiliki tingkat risiko yang rendah. Selain itu, modal awal yang diperlukan juga relatif kecil.
“Di reksadana pasar uang kita bisa mulai dari nominal kecil, bahkan puluhan ribu rupiah. Return-nya memang tidak terlalu besar, tetapi stabil dan biasanya tidak pernah mengalami kerugian,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa investasi jenis ini cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek, seperti menyiapkan dana liburan atau kebutuhan dalam waktu satu tahun.
Selain reksadana pasar uang, masyarakat juga dapat mempertimbangkan investasi lain dengan risiko rendah seperti deposito, emas, maupun Surat Berharga Negara (SBN).
Kartika menambahkan, masyarakat saat ini memiliki banyak pilihan produk investasi yang dapat diakses melalui perbankan maupun aplikasi resmi lembaga keuangan.
“Yang penting adalah memahami produk investasi yang dipilih dan menyesuaikannya dengan profil risiko masing-masing,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....