Hari Suci dan Peringatan September 2026, Ini Daftarnya

  • 01 Sep 2026 07:24 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kalender Bali September 2026 mencatat sejumlah hari suci atau rerainan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan keagamaan umat Hindu Bali. Selain itu, terdapat sejumlah hari peringatan nasional dan daerah yang berlangsung sepanjang bulan ini.

Berdasarkan Kalender Bali Digital, terdapat delapan rerainan utama pada September 2026, yakni Tumpek Kandang, Buda Wage Menail, Kajeng Kliwon Uwudan, Hari Bhatara Sri, Tilem, Kajeng Kliwon Enyitan, Purnama Kapat, dan Buda Keliwon Ugu.

Berikut daftar hari suci dan rerainan Kalender Bali September 2026:

Sabtu, 5 September 2026 – Tumpek Kandang, sebagai momentum penghormatan dan rasa syukur terhadap hewan sebagai bagian dari kehidupan.

Rabu, 9 September 2026 – Buda Wage Menail, salah satu rerainan dalam perhitungan pawukon Kalender Bali.

Kamis, 10 September 2026 – Kajeng Kliwon Uwudan, yang menjadi bagian dari siklus Kajeng Kliwon.

Jumat, 11 September 2026 – Hari Bhatara Sri dan Tilem Ketiga, dua momentum keagamaan yang berlangsung pada tanggal yang sama.

Jumat, 25 September 2026 – Kajeng Kliwon Enyitan, salah satu hari rerainan dalam siklus pawukon.

Sabtu, 26 September 2026 – Purnama Kapat, hari Purnama yang ditandai dengan bulan penuh.

Rabu, 30 September 2026 – Buda Keliwon Ugu, menjadi rerainan terakhir dalam daftar September 2026.

Selain hari suci umat Hindu, September 2026 juga diisi berbagai hari peringatan. Kalender Bali Digital mencatat 1 September sebagai Hari AIDS Sedunia dan Hari Polwan, kemudian 8 September Hari Aksara dan Hari Pamong Praja.

Selanjutnya, 11 September diperingati sebagai Hari RRI, yang bertepatan dengan Hari Bhatara Sri dan Tilem. 17 September menjadi Hari Perhubungan dan Hari Palang Merah Indonesia, sedangkan 20 September merupakan Hari Puputan Badung Bali.

Pada 24 September diperingati Hari Bakti Agraria atau UUPA. Berikutnya, 27 September merupakan Hari Pos dan Telekomunikasi, 28 September Hari Kereta Api, serta 29 September Hari Sarjana Indonesia dan Hari Universitas Udayana. Sementara 30 September tercatat sebagai Hari Pemberontakan PKI.

Rangkaian hari suci dan peringatan tersebut menunjukkan bahwa September tidak hanya menjadi bagian dari siklus waktu dalam Kalender Bali, tetapi juga memiliki sejumlah momentum sosial, budaya, sejarah, dan nasional.

Bagi masyarakat Bali, pemahaman terhadap kalender tradisional menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus memberikan informasi mengenai waktu pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan dan tradisi.

Dengan mengetahui tanggal-tanggal penting tersebut, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan keagamaan maupun memperingati momentum nasional dan daerah yang berlangsung sepanjang September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....