Penjor Galungan dan Kuningan, Simbol Syukur dan Kemakmuran
- 22 Jun 2026 21:47 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, pemandangan deretan penjor yang menghiasi tepi jalan menjadi ciri khas yang mudah dijumpai di berbagai wilayah Bali. Lebih dari sekadar hiasan, penjor memiliki makna filosofis yang mendalam bagi umat Hindu sebagai simbol rasa syukur atas anugerah dan kemakmuran yang diberikan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Penjor dibuat dari batang bambu yang melengkung dan dihiasi dengan berbagai hasil bumi seperti padi, kelapa, buah-buahan, daun kelapa muda (janur), serta aneka perlengkapan upacara lainnya. Setiap unsur yang digunakan mengandung simbol penghormatan kepada alam yang telah memberikan kehidupan bagi manusia.
Dalam ajaran Hindu, penjor melambangkan Gunung Agung atau gunung suci yang menjadi simbol keseimbangan alam semesta. Lengkungan bambu yang menjulang ke atas mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan, yang dikenal sebagai konsep Tri Hita Karana.
Selain itu, hasil bumi yang tergantung pada penjor menjadi wujud ungkapan rasa syukur atas rezeki dan kemakmuran yang diterima. Melalui penjor, umat Hindu diingatkan untuk selalu menghargai alam sebagai sumber kehidupan sekaligus menjaga kelestariannya.
Pada Hari Raya Galungan, penjor dipasang di depan rumah sebagai tanda kemenangan Dharma atau kebenaran melawan Adharma atau kejahatan. Sementara pada Hari Raya Kuningan, penjor tetap berdiri sebagai bagian dari rangkaian persembahyangan yang menandai turunnya berkah dan keselamatan bagi umat.
Di tengah perkembangan zaman, tradisi membuat penjor masih terus dilestarikan. Bahkan, kreativitas masyarakat dalam menghias penjor semakin berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.
Melalui keberadaan penjor, Hari Raya Galungan dan Kuningan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan pentingnya rasa syukur, keseimbangan hidup, serta keharmonisan antara manusia dan alam semesta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....