Hari Raya Galungan, Kemenangan Dharma Atas Adharma
- 17 Jun 2026 16:08 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Hari Raya Galungan merupakan hari raya suci umat Hindu yang dirayakan setiap 210 hari berdasarkan kalender Bali, tepatnya pada hari Budha Kliwon Dungulan. Momen ini menjadi simbol kemenangan kebaikan (dharma) atas kejahatan (adharma) dan wujud syukur atas terciptanya alam semesta.
Perayaan Galungan berakar dari legenda Hindu di Bali yang mengisahkan perjuangan rakyat melawan seorang raja lalim dan sakti bernama Mayadenawa. Raja itu melarang rakyatnya menyembah dewa-dewa hingga menyebabkan penderitaan di seluruh negeri.
Demi memulihkan kedamaian, maka Dewa Indra turun ke bumi memimpin pertempuran melawan Mayadenawa. Kemenangan Dewa Indra atas kelaliman Mayadenawa inilah yang diperingati sebagai kemenangan dharma (kebaikan) melawan adharma (kejahatan).
Secara filosofis, Galungan bukan sekadar perayaan ritual keagamaan semata. Hari suci ini mempunyai makna mendalam bagi umat Hindu, antara lain sebagai berikut:
Kemenangan Batin: Menyimbolkan perjuangan manusia dalam mengendalikan nafsu duniawi, ego, dan sifat-sifat buruk yang ada di dalam diri.
Menjaga Keharmonisan: Selaras dengan konsep Tri Hita Karana, Galungan adalah momen untuk mempererat hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Umat Hindu juga percaya bahwa pada hari ini, para leluhur turun ke bumi untuk memberikan berkah dan perlindungan.
Persiapan Galungan berlangsung selama beberapa hari dan sarat akan tradisi:
Sugihan Jawa dan Sugihan Bali: Rangkaian awal untuk menyucikan alam semesta (buana agung) dan diri sendiri (buana alit).
Penampahan Galungan: Dirayakan sehari sebelum Galungan. Pada hari ini, umat Hindu biasanya membuat sarana upakara (banten) dan melakukan tradisi pemotongan hewan untuk persembahan.
Hari Galungan: Puncak acara di mana umat Hindu menghaturkan sembahyang di merajan (pura keluarga) dan pura sekitar desa dengan mengenakan pakaian adat Bali. Ciri khas hari ini adalah terpasangnya Penjor (hiasan bambu melengkung) di depan setiap rumah sebagai ungkapan rasa syukur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....