Keluarga Jadi Pilar Utama Moderasi Beragama di tengah Keberagaman

  • 14 Apr 2026 12:04 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, sikap toleransi menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan hidup berdampingan. Nilai ini tidak muncul begitu saja, melainkan perlu ditanamkan sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga.

Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Luh Irma Susanthi, S.Sos, M.Pd mengatakan keluarga merupakan tempat pertama dan utama bagi anak dalam belajar memahami perbedaan.

"Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan di rumah. Jika orang tua mampu menunjukkan sikap saling menghargai, maka anak akan meniru dan menjadikannya sebagai kebiasaan,” ujarnya kepada RRI dalam dialog Moderasi Beragama, Selasa 14 April 2026.

Ia menjelaskan, orang tua memiliki peran strategis sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak akan meniru sikap yang mereka lihat, sehingga penting bagi orang tua untuk menunjukkan perilaku menghargai perbedaan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.

“Orang tua berperan memberi teladan dalam menghargai perbedaan keyakinan. Ketika itu dilakukan secara konsisten, anak akan tumbuh dengan pemahaman yang terbuka dan tidak mudah terpengaruh oleh sikap intoleran," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya komunikasi yang hangat dan terbuka dalam keluarga. Dengan komunikasi yang baik, anak akan merasa aman untuk bertanya dan berdiskusi, termasuk tentang perbedaan yang mereka temui di lingkungan sekitar.

“Melalui komunikasi yang hangat dan terbuka, keluarga mampu membentuk generasi yang bijak, tidak ekstrem, serta menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman,” ucapnya.

Dengan peran aktif keluarga, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sikap saling menghargai dalam keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....