Tak Hanya Padamkan Api, Damkar Buleleng juga Layani Situasi Non Kebakaran

  • 04 Okt 2026 06:41 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng memiliki tugas yang melampaui pemadaman kebakaran, mencakup layanan penyelamatan untuk kasus-kasus nonkebakaran.
  • Petugas Damkar menangani berbagai kejadian yang membahayakan keselamatan masyarakat, termasuk ular masuk ke rumah, sarang tawon, dan gangguan hewan liar.
  • Masyarakat dapat melaporkan kondisi darurat kepada Damkar untuk mendapatkan penanganan cepat dan aman dari petugas profesional yang terlatih.

RRI.CO.ID, Singaraja - Tugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buleleng tidak hanya sebatas memadamkan api saat terjadi kebakaran. Petugas juga memberikan layanan penyelamatan dalam berbagai kejadian non kebakaran yang membutuhkan penanganan cepat dan aman.

Berbagai laporan dari masyarakat dapat berkaitan dengan kondisi yang membahayakan keselamatan, seperti ular masuk ke rumah, keberadaan sarang tawon, hingga gangguan hewan yang berpotensi membahayakan warga.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Aria Widjaksana, mengatakan petugas siap memberikan pelayanan penyelamatan sesuai kondisi dan tingkat risiko kejadian.

Penanganan ular yang masuk ke rumah, misalnya, membutuhkan kehati-hatian karena masyarakat tidak selalu mengetahui apakah ular tersebut berbahaya atau tidak. Karena itu, warga diimbau tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.

Hal serupa juga berlaku terhadap keberadaan sarang tawon. Sarang yang berada di sekitar rumah, pepohonan maupun bangunan dapat menjadi ancaman apabila terganggu. Penanganan sebaiknya dilakukan oleh petugas yang memiliki perlengkapan dan kemampuan sesuai kondisi di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Pemberdayaan dan Dunia Usaha Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Ketut Darmika, menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting untuk menghindari kejadian yang dapat mengancam keselamatan. Masyarakat juga perlu mengetahui kapan harus meminta bantuan petugas ketika menghadapi situasi yang berisiko.

Kepala Seksi Pemadaman Investigasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng, Nyoman Martah, menambahkan setiap kejadian yang ditangani petugas menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat, termasuk kejadian nonkebakaran.

Dengan cakupan pelayanan tersebut, keberadaan Damkar Buleleng tidak hanya identik dengan mobil pemadam dan penanganan api. Petugas juga menjadi bagian dari layanan penyelamatan masyarakat ketika menghadapi berbagai kondisi darurat.

Masyarakat diimbau segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng apabila menghadapi kondisi yang membahayakan dan membutuhkan bantuan petugas. Jangan mengambil risiko dengan menangani sendiri situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....