KRI dr. Soeharso Tiba di Manggarai, Layani 21 Pasien Pascagempa NTT

  • 23 Agt 2026 17:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Maumere - Penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur terus diperkuat. TNI Angkatan Laut mengerahkan kapal bantu rumah sakit KRI dr. Soeharso-990 untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

KRI dr. Soeharso tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat 21 Agustus 2026 setelah berlayar dari Surabaya. Kehadiran kapal rumah sakit tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan medis, khususnya di wilayah yang fasilitas kesehatannya terdampak gempa.

Kapal sepanjang 122 meter itu dilengkapi berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari instalasi gawat darurat, ruang intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium hingga ruang perawatan.

Untuk layanan rawat inap, tersedia dua ruang perawatan dengan kapasitas masing-masing 20 tempat tidur. Kapal ini juga memiliki geladak yang dapat digunakan sebagai landasan helikopter untuk mendukung evakuasi medis dari wilayah yang sulit dijangkau.

Pelayanan kesehatan didukung tenaga medis gabungan dari TNI AL dan Kementerian Kesehatan. Masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan umum, penanganan luka, tindakan operasi hingga pelayanan kegawatdaruratan secara gratis sesuai dengan prioritas medis.

Hingga Sabtu 22 Agustus 2026, KRI dr. Soeharso telah memberikan pelayanan kepada 21 pasien. Beberapa di antaranya menjalani tindakan operasi akibat patah tulang, penanganan luka robek, pelayanan rawat jalan, serta tiga pasien yang menjalani rawat inap.

Dengan dukungan kapal rumah sakit tersebut, pemerintah berharap akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di Manggarai dan wilayah sekitarnya dapat tetap berjalan, sekaligus memperkuat penanganan darurat pascabencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....