Keseimbangan Karier dan Keluarga Jadi Tantangan Perempuan Pekerja

  • 12 Agt 2026 23:10 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Perempuan pekerja membutuhkan kemampuan mengatur waktu dan menentukan prioritas untuk menjalankan peran sebagai profesional sekaligus ibu atau istri.
  • Keseimbangan karier dan keluarga bukan berarti mengutamakan salah satu peran, tetapi mampu menentukan pekerjaan yang lebih mendesak tanpa mengabaikan tanggung jawab keluarga lainnya.
  • Penyuluh Agama Hindu Nyoman Sri Handayani menekankan bahwa kedua tanggung jawab tersebut dapat berjalan beriringan jika dikelola dengan baik.

RRI.CO.ID, Singaraja – Menjalankan peran sebagai perempuan pekerja sekaligus ibu atau istri membutuhkan kemampuan mengatur waktu dan menentukan prioritas. Keseimbangan antara karier dan keluarga dinilai penting agar kedua tanggung jawab tersebut dapat berjalan beriringan.

Penyuluh Agama Hindu, Nyoman Sri Handayani, mengatakan keseimbangan bukan berarti mengutamakan salah satu peran, melainkan mampu menentukan pekerjaan yang lebih mendesak tanpa mengabaikan tanggung jawab lainnya.

Menurutnya, tantangan tersebut semakin kompleks bagi perempuan Bali yang juga memiliki tanggung jawab sosial dan adat. Karena itu, pengelolaan waktu menjadi kunci, termasuk memanfaatkan cara-cara yang lebih praktis dalam menyelesaikan pekerjaan rumah tangga.

“Hal-hal yang penting harus kita manfaatkan waktu dengan baik. Kita harus profesional, baik dalam pekerjaan maupun di rumah,” ujar Sri.

Ia menambahkan, komunikasi dengan pasangan juga sangat diperlukan. Pembagian tugas rumah tangga dapat dilakukan melalui kesepakatan bersama sehingga perempuan tetap dapat menjalankan karier tanpa mengabaikan keluarga.

Ia juga mengingatkan agar persoalan pekerjaan tidak terbawa ke rumah karena dapat memengaruhi suasana keluarga. Menurutnya, waktu bersama keluarga tetap perlu disediakan di tengah kesibukan bekerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....