LPA Buleleng Ingatkan Bahaya Kecanduan Gawai terhadap Perkembangan Anak
- 01 Agt 2026 15:55 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kecanduan penggunaan telepon genggam menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembentukan karakter anak di era digital.
- Pengawasan orang tua terhadap penggunaan gawai dinilai sangat penting untuk mencegah anak kehilangan kontrol terhadap teknologi.
- Penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat berdampak pada menurunnya kedisiplinan dan berkurangnya kemampuan bersosialisasi anak.
RRI.CO.ID, Singaraja – Kecanduan penggunaan telepon genggam pada anak menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pembentukan karakter di era digital. Karena itu, pengawasan orang tua dinilai sangat penting agar anak tidak kehilangan kontrol terhadap penggunaan teknologi.
Dalam Dialog Interaktif Hai Bali Kenken di RRI Singaraja, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Buleleng, Dr. Ni Made Cantiari, M.Si., mengatakan penggunaan gawai tanpa pengawasan dapat berdampak pada perilaku anak, mulai dari menurunnya kedisiplinan hingga berkurangnya kemampuan bersosialisasi.
| Baca juga: Peran Warga Kunci Siaga Darurat Bencana |
"Kalau anak sejak kecil dibiarkan terus bermain HP, mereka bisa menjadi sangat bergantung. Ketika dilarang, mereka bisa marah bahkan melawan orang tuanya. Karena itu pengawasan sejak dini sangat penting," ujarnya.
Ia menyarankan agar orang tua mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai dengan mengajak mereka mengikuti kegiatan produktif seperti olahraga, berkesenian, berkebun, hingga aktivitas keagamaan. Cara tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
Menurut Cantiari, komunikasi yang baik di dalam keluarga juga menjadi benteng utama agar anak tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif. Orang tua perlu meluangkan waktu untuk berdialog dengan anak meski memiliki kesibukan bekerja.
Selain membahas pengasuhan, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mendukung pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan bela negara, penguatan nilai-nilai Pancasila, serta penanaman rasa cinta tanah air sejak usia dini.
"Semua masyarakat harus ikut bertanggung jawab membentuk karakter anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, cinta tanah air, dan mampu menjaga persatuan bangsa," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....