Peran Warga Kunci Siaga Darurat Bencana
- 10 Feb 2026 22:40 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng mencatat puluhan kejadian bencana akibat cuaca ekstrem dalam periode Januari, didominasi longsor dan pohon tumbang. Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan sejak fase siaga darurat untuk menekan dampak kerusakan dan korban.
BPBD Buleleng, I Gede Mahendra, menyampaikan hingga tanggal 10 Februari tercatat lebih dari 90 kejadian bencana yang telah direspons tim gabungan. Sebagian besar terjadi pada periode hujan lebat di sejumlah kecamatan.
Wilayah Busungbiu dan sekitarnya disebut menjadi salah satu titik dengan kejadian cukup banyak, termasuk longsor dan kerusakan infrastruktur. Cuaca ekstrem juga memicu tumbangnya pohon serta luapan aliran air.
Menurutnya, fase siaga darurat menjadi waktu emas untuk melakukan pencegahan. Langkah awal seperti evakuasi kelompok rentan dan pengurangan aktivitas di zona rawan dinilai sangat menentukan.
“Di siaga darurat ini kalau istilah kami adalah golden time, waktu emas kita untuk melakukan evakuasi dan pencegahan supaya dampak tidak membesar,” kata I Gede Mahendra.
BPBD bersama desa dan sekolah terus menggencarkan sosialisasi kebencanaan. Masyarakat diimbau mengenali risiko di lingkungan masing-masing dan segera berkoordinasi dengan aparat desa saat muncul tanda bahaya.