Peran Orang Tua Jadi Kunci Pembentukan Karakter Anak di Era Digital
- 01 Agt 2026 15:52 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Keluarga memegang peran utama dalam membentuk karakter anak, terutama dalam menghadapi pengaruh teknologi dan media sosial yang semakin kuat.
- Orang tua harus bertindak sebagai teladan sekaligus pengawas utama untuk memastikan anak tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.
- Dr. Ni Made Cantiari dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng menyampaikan pandangan tersebut dalam Dialog Interaktif Hai Bali Kenken di RRI Singaraja.
RRI.CO.ID, Singaraja – Keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak, terutama di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial. Orang tua dinilai harus menjadi teladan sekaligus pengawas utama agar anak tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak.
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Buleleng, Dr. Ni Made Cantiari, M.Si., dalam Dialog Interaktif Hai Bali Kenken di RRI Singaraja.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada sekolah karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar nilai-nilai kehidupan.
"Kalau orang tua tidak punya jiwa untuk membentuk karakter anak, anak itu tidak akan menjadi pribadi yang berkualitas. Pendidikan pertama dan utama ada di keluarga," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya orang tua memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari disiplin, kejujuran, tanggung jawab hingga membatasi penggunaan gawai. Menurutnya, anak akan lebih mudah meniru perilaku orang tua dibanding hanya mendengarkan nasihat.
Cantiari juga mengingatkan agar anak tidak dibiarkan terlalu lama menggunakan telepon genggam. Sebaliknya, orang tua dianjurkan mengajak anak mengikuti kegiatan positif seperti olahraga, seni, maupun aktivitas sosial agar tumbuh menjadi pribadi yang aktif dan peduli terhadap lingkungan.
"Biasakan anak memiliki kegiatan yang bermanfaat. Jangan sampai waktunya habis untuk bermain HP karena itu dapat memengaruhi perkembangan karakter mereka," katanya.
Selain itu, ia mendorong orang tua membangun komunikasi yang intens dengan anak agar mereka merasa nyaman bercerita kepada keluarga dibanding mencari pelarian di lingkungan yang kurang tepat.
Cantiari mengajak seluruh orang tua untuk lebih peduli terhadap pola pengasuhan sejak usia dini. Menurutnya, pembentukan karakter yang baik sejak kecil akan menjadi bekal bagi terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....