Hardiknas 2026 di Seririt, Kolaborasi Jadi Sorotan di tengah Tantangan Pendidikan

  • 02 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Hardiknas 2026
  • Seririt
  • Kolaborasi Jadi Sorotan
  • Sorotan di tengah Tantangan Pendidikan
  • di tengah Tantangan Pendidikan
  • Tantangan Pendidikan

RRI.CO.ID, Singaraja — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng berlangsung di SMP Negeri 3 Seririt, Desa Bestala, Kecamatan Seririt, dengan suasana khidmat. Upacara ini dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, jajaran perangkat daerah, tenaga pendidik, siswa, serta unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat pada Sabtu, 2 Mei.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan tahun ini menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di daerah.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Wakil Bupati selaku pembina upacara, disampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan upaya memanusiakan manusia secara utuh. Pendekatan yang penuh kasih sayang dan berorientasi pada pengembangan potensi menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berdaya saing.

Namun demikian, tantangan di lapangan masih menjadi perhatian. Keterbatasan fasilitas, kesenjangan akses, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi persoalan yang memerlukan kerja bersama.

“Tidak ada satu pihak pun yang bisa berjalan sendiri dalam memajukan pendidikan. Gotong royong adalah kunci mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua anak Buleleng,” ujar Gede Supriatna dalam arahannya.

Sejumlah guru yang hadir juga mengungkapkan bahwa kolaborasi yang dimaksud perlu diwujudkan secara nyata, tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dukungan langsung terhadap kebutuhan sekolah.

Usai upacara, Wakil Bupati berdialog dengan siswa dan guru. Dalam kesempatan itu, muncul berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan sarana belajar hingga harapan akan sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Peringatan Hardiknas ini sekaligus menjadi refleksi bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, orang tua, dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....