Kepala Sekolah Perempuan di SMKN 3 Singaraja Buktikan Perubahan Karakter Siswa

  • 28 Mar 2026 01:36 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Peran perempuan dalam dunia pendidikan kembali menunjukkan dampak nyata. Kepala SMK Negeri 3 Singaraja, Nyoman Nilon, menjadi sosok inspiratif dalam membangun karakter siswa di sekolah teknik yang mayoritas laki-laki.

ia mengatakan bahwa perempuan memiliki kekuatan dalam pendekatan emosional dan pembinaan karakter. Sebagai kepala sekolah perempuan pertama di SMKN 3 Singaraja, ia mengaku sempat menghadapi keraguan, terutama karena lingkungan sekolah yang didominasi siswa laki-laki.

Namun, pendekatan yang mengedepankan kedekatan emosional, komunikasi terbuka, serta keteladanan justru menjadi kunci keberhasilan. Ia bahkan membuka akses langsung bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi melalui komunikasi personal tanpa sekat.

“Perubahan karakter tidak bisa dilakukan dengan marah, tetapi dengan pendekatan dan kolaborasi,” ujarnya.

Selama sekitar 2,5 tahun kepemimpinannya, berbagai perubahan signifikan mulai terlihat. Siswa yang sebelumnya dikenal dengan stigma negatif seperti bolos dan kurang disiplin, kini menunjukkan sikap lebih santun, disiplin, dan bertanggung jawab.

Salah satu indikator perubahan adalah kebiasaan siswa yang kini lebih menghormati guru dan tamu dengan salam serta etika yang baik. Bahkan dalam hal sederhana seperti memetik buah di lingkungan sekolah, siswa kini terbiasa meminta izin terlebih dahulu.

Selain itu, tingkat kedisiplinan meningkat drastis. Jika sebelumnya siswa datang terlambat, kini sebagian besar sudah hadir sejak pagi untuk mengikuti kegiatan sekolah.

Ibu Nilon menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan komite sekolah. Ia juga menanamkan prinsip “bekerja sehati” sebagai fondasi dalam membangun budaya sekolah yang positif.

“Perempuan mampu memimpin dengan hati, dan itu menjadi kekuatan dalam membentuk generasi berkarakter,” katanya.

Melalui kepemimpinannya, SMKN 3 Singaraja kini tidak hanya fokus pada kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter sebagai bekal utama siswa menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....