ASDP Siapkan Strategi Hadapi 5,8 Juta Pemudik

  • 03 Mar 2026 19:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara– PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat layanan nasional menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Perusahaan penyeberangan pelat merah itu memproyeksikan pergerakan penumpang secara nasional mencapai 5,8 juta orang atau naik sekitar 9,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyatakan kesiapan armada dan infrastruktur telah dimatangkan untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran, khususnya di lintasan padat seperti Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk.

“Kami telah menyiapkan skema operasional dan penambahan armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode mudik dan arus balik,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Maret 2026.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menjelaskan pengaturan distribusi kendaraan dilakukan melalui pembagian pelabuhan dan penerapan sistem berbasis golongan kendaraan. Langkah ini bertujuan mencegah penumpukan sejak awal, terutama di titik-titik krusial penyeberangan.

Berdasarkan kebijakan bersama yang berlaku pada 13–20 Maret 2026 saat arus mudik, kendaraan tertentu akan dialihkan ke pelabuhan alternatif guna mengurai kepadatan. Skema serupa juga diterapkan pada arus balik 23–29 Maret 2026 dengan penyesuaian arah perjalanan menuju Pulau Jawa maupun Sumatera.

Untuk lintasan Ketapang–Gilimanuk, layanan difokuskan pada penumpang dan kendaraan kecil. Adapun kendaraan logistik dialihkan ke dermaga lain, termasuk opsi lintasan alternatif menuju Nusa Tenggara Barat melalui jalur Tanjung Wangi–Gilimas dan Jangkar–Lembar.

ASDP juga menyesuaikan operasional saat Hari Raya Nyepi dengan penghentian sementara layanan di sejumlah pelabuhan di Bali dan sekitarnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Guna menjaga kelancaran, perusahaan menerapkan delaying system melalui buffer zone di akses jalan menuju pelabuhan, serta pembatasan radius pembelian tiket di sekitar area pelabuhan. Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal melalui platform Ferizy dan datang sesuai waktu yang tertera pada tiket.

Dari sisi armada, ASDP menyiagakan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni serta 28–32 kapal di Ketapang–Gilimanuk. Selain itu, dermaga express ditambah, sistem pemantauan berbasis Port Operation Control Center (POCC) dioptimalkan secara real time, dan layanan pelanggan disiagakan 24 jam.

Sebagai bagian dari stimulus pemerintah, ASDP juga mendukung kebijakan diskon tarif jasa pelabuhan hingga 100 persen pada 14 pelabuhan dan tujuh lintasan strategis. Kebijakan tarif tunggal diberlakukan di Merak dan Bakauheni pada periode tertentu untuk kendaraan golongan I hingga VIA agar distribusi layanan lebih merata.

Selain penumpang, pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau meningkat sekitar 9,3

persen. Dengan kesiapan tersebut, ASDP optimistis arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan tertib, aman, dan terkendali sekaligus menjaga kelancaran distribusi logistik nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....