Visitasi RSUD Serui Fokus Enam Aspek Pelayanan Rumah Sakit
- 07 Okt 2026 13:29 WIB
- Serui
RRI.CO.ID, Serui – Tim Visitasi SIO dan Peningkatan Kelas RSUD Serui mulai melakukan penilaian terhadap kesiapan rumah sakit dalam memenuhi standar pelayanan kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada pembukaan visitasi di Aula RSUD Serui, Rabu, 7 Oktober 2026.
Ketua Tim Visitasi SIO dan Peningkatan Kelas RSUD Serui, Yokelin Suebu, mengatakan tim visitasi dipimpin dan ditetapkan melalui surat keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen. Tim tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terkait serta unsur dari Pemerintah Provinsi Papua.

“Tim visitasi ini dipimpin dan di-SK-kan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan instansi terkait,” ujar Yokelin Suebu. Unsur daerah yang terlibat di antaranya DPMPTSP, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup, sementara dari tingkat provinsi terdapat Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan PERSI Wilayah Papua.
Yokelin menjelaskan penilaian dalam visitasi tersebut akan dilakukan melalui enam area utama yang mencakup berbagai aspek penyelenggaraan rumah sakit. Area pertama berfokus pada pelayanan yang bersifat klinis, khususnya pelayanan medis yang menjadi dasar dari seluruh layanan profesi di rumah sakit.
Area kedua mencakup administrasi umum, sedangkan area ketiga menilai aspek teknis, termasuk pengelolaan limbah dan pelayanan radiologi beserta perizinannya. Menurut Yokelin, aspek tersebut menjadi perhatian karena limbah rumah sakit dan radiologi memiliki potensi risiko terhadap masyarakat apabila tidak dikelola sesuai ketentuan.
“Ada enam area utama yang akan kami nilai, mulai dari pelayanan klinis, administrasi umum, aspek teknis, lokasi, bangunan dan sarana prasarana, sampai dengan sumber daya manusia,” jelasnya. Penilaian lokasi rumah sakit juga dilakukan untuk memastikan kesesuaiannya dengan regulasi, termasuk ketentuan mengenai lokasi yang tidak berada di kawasan rawan banjir, rawan gempa, maupun berdekatan dengan tempat pembuangan sampah umum.
Area kelima akan menilai bangunan, sarana prasarana, serta alat kesehatan untuk melihat kesesuaiannya dengan standar yang telah ditetapkan. Sementara area keenam mencakup standarisasi sumber daya manusia serta kesesuaian struktur organisasi, peta jabatan, kompetensi, dan kualifikasi personel yang mengisi setiap posisi.
“Kami juga akan melihat kesesuaian struktur organisasi dengan peta jabatan dan orang-orang yang mengisi posisi tersebut, apakah kompetensinya sesuai dengan kualifikasi jabatan,” kata Yokelin. Hasil penilaian dari seluruh area tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses SIO dan peningkatan kelas RSUD Serui serta mendorong pemenuhan standar pelayanan rumah sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....