Lima Penumpang Speedboat Serui–Waropen Ditemukan Selamat

  • 29 Agt 2026 12:33 WIB
  •  Serui

RRI,CO,ID,Serui - Lima penumpang speedboat rute Serui–Waropen, termasuk tiga anggota Polres Waropen, yang dilaporkan hilang kontak di perairan Yapen–Waropen sejak Minggu 23 Agustus 2026,akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu 29 Agustus 2026.

Kelima penumpang tersebut ditemukan oleh awak KMP Masirei yang tengah berlayar dari Pelabuhan Mokmer, Biak, menuju Pelabuhan Samabusa, Nabire. Mereka ditemukan sekitar pukul 06.55 WIT setelah speedboat yang ditumpangi terbawa arus hingga memasuki wilayah perairan Nabire.

Saat ditemukan, kelima penumpang mengalami dehidrasi ringan akibat kekurangan makanan dan air bersih selama terombang-ambing di laut. Awak KMP Masirei kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi mereka ke Pelabuhan Nabire.

Lima penumpang laka laut di temukan selamat ( Foto : BSR )

Setelah dievakuasi, kelima penumpang dibawa ke Polres Nabire untuk menjalani pemeriksaan dan memastikan kondisi kesehatan mereka.

Kelima penumpang yang ditemukan selamat tersebut yakni Bripda Faller Fredrik M. Raunsai, Bripda Melfin Alfius Maniani, Bripda Lamek Abon, serta dua warga sipil Malvin Yowei dan Amsal Yowei yang disebut sebagai pengemudi atau motores speedboat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, speedboat berwarna putih dengan mesin berkekuatan 15/19 PK tersebut bertolak dari Serui menuju Waropen pada Minggu 23 Agustus 2026 sekitar pukul 05.00 WIT.

Di tengah perjalanan, speedboat mengalami gangguan mesin. Kondisi tersebut menyebabkan speedboat tidak dapat melanjutkan perjalanan dan kemudian terbawa arus deras ke arah barat hingga memasuki wilayah perairan Nabire.

Lima penumpang ditemukan KM masirei ( Foto : Penumpang)

Sebelumnya, Bripda Lamek Abon sempat mengirimkan pesan darurat melalui grup yang menginformasikan bahwa speedboat yang mereka tumpangi mengalami kondisi darurat dan terombang-ambing di laut.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Kantor SAR Biak, Ditpolairud, Basarnas Yapen, TNI AL, serta mendapat dukungan pesawat CN-235 TNI AU.

Proses pencarian berlangsung selama beberapa hari dan menghadapi sejumlah kendala, termasuk kondisi jarak pandang akibat kabut asap yang disebut berkaitan dengan kebakaran hutan di sejumlah wilayah.

Setelah enam hari berada di laut, kelima penumpang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh awak KMP Masirei pada Sabtu pagi 29 Agustus 2026.

Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian terhadap lima penumpang speedboat yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak dalam perjalanan dari Serui menuju Waropen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....