Hematology Analyzer Rusak, RSUD Serui Pastikan Alat Pengganti Segera Tiba

  • 07 Okt 2026 06:14 WIB
  •  Serui

RRI.CO ID,Serui - Aduan masyarakat terkait pemeriksaan laboratorium yang harus dilakukan di luar RSUD Serui mendapat perhatian manajemen rumah sakit. Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Serui, Erends Ampasoi, menjelaskan kondisi alat Hematology Analyzer yang mengalami gangguan sekaligus memastikan pihaknya telah menyiapkan alat pengganti untuk menjaga pelayanan pemeriksaan darah tetap berjalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Serui, Erends Ampasoi, memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah untuk mengatasi kerusakan alat Hematology Analyzer yang digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap. Sambil menunggu pengadaan alat baru, RSUD Serui akan menggunakan alat pinjaman dari pihak ketiga.

Erends mengatakan alat Hematology Analyzer lama yang selama ini digunakan RSUD Serui telah mengalami gangguan setelah bertahun-tahun beroperasi. Kondisi tersebut kemudian diperparah dengan ketidakstabilan pasokan listrik di rumah sakit.

“Alat kita yang lama sudah sekian tahun digunakan dan sudah terjadi error. Hasilnya perlu kami evaluasi, sehingga alat itu harus kami baca dengan benar. Sudah dilakukan kalibrasi dan pengecekan kembali fungsi alat,” ujar Erensd saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 6 Oktober 2026.

Menurutnya, alat tersebut masih sempat digunakan setelah dilakukan pemeriksaan dan kalibrasi. Namun, sekitar dua minggu terakhir alat tidak lagi dapat digunakan untuk pelayanan pemeriksaan darah lengkap.

Erensd menjelaskan, RSUD Serui sebenarnya telah melakukan proses pengadaan alat baru melalui mekanisme belanja pemerintah. Alat baru tersebut telah tersedia dan tinggal menunggu kelengkapan administrasi serta dokumen kontrak sebelum dikirim ke Serui.

“Berbagai upaya sudah dilakukan, mulai pengadaan alat baru melalui mekanisme E-Katalog, UPBJ, lelang hingga kontrak. Alatnya sudah ready, tinggal melengkapi administrasi dan dokumen kontrak,” katanya.

Untuk menjaga pelayanan kepada pasien tetap berjalan, RSUD Serui juga telah meminta bantuan perusahaan pihak ketiga yang selama ini bekerja sama dengan rumah sakit untuk meminjamkan alat sejenis.

Berdasarkan Surat Persetujuan Penempatan Alat pihak ketiga telah menyetujui penempatan satu unit Hematology Analyzer Sysmex XP-100 beserta kelengkapannya di RSUD Serui. Alat tersebut akan digunakan untuk menunjang pemeriksaan hematologi sambil menunggu alat Hematology Analyzer XN-330 yang baru tiba.

Erends mengatakan alat pinjaman tersebut telah dikirim dari Jayapura bersama teknisi dan diharapkan tiba menggunakan kapal pada 10 Oktober 2026.

“Saya sudah mengirim surat pernyataan bermaterai untuk meminjam alat. Jadi alatnya nanti tanggal 10, kapal yang balik ini, sudah dikirim dari Jayapura dengan teknisinya,” ujarnya.

Alat pemeriksa darah lengkap rusak (Foto: RRI/Cindy)

Ia menegaskan, RSUD Serui terus berupaya agar gangguan peralatan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan peralatan rumah sakit secara cepat.

“Keuangan kita ini sudah tidak bisa lagi otak-atik anggaran yang ada. Sudah sulit, karena banyak kebutuhan rumah sakit yang belum ter-cover. Kalau menggantikan yang lain, pasti akan mengganggu kegiatan yang sudah direncanakan,” jelasnya.

Terkait keluhan keluarga pasien mengenai pengambilan sampel darah menggunakan spuit yang disebut menyebabkan darah membeku sebelum sampai di laboratorium, Erends mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap mekanisme pelayanan tersebut.

Menurutnya, prosedur pengambilan darah di rumah sakit seharusnya menggunakan tabung yang telah disiapkan sesuai kebutuhan pemeriksaan.

“Saya akan panggil bidang pelayanan untuk dicek dan dipastikan, sehingga ke depan tidak terulang lagi kejadian yang sama apabila memang itu menjadi sebuah kesalahan,” katanya.

Erends menambahkan, pihak manajemen tidak dapat langsung menyimpulkan persoalan tersebut sebelum mengetahui kondisi dan penyebab sebenarnya di lapangan.

“Saya tidak tahu pembicaraan di lapangan seperti apa dan kondisi yang terjadi seperti apa. Perlu saya tahu dulu sebab akibatnya sehingga muncul seperti ini,” ujarnya.

Ia memastikan RSUD Serui akan terus melakukan pembenahan, termasuk meningkatkan pelayanan dan memastikan peralatan medis dapat digunakan secara optimal.

“Kami terus meningkatkan pelayanan rumah sakit. Harapan kita semua, peralatan rumah sakit bisa berjalan dengan baik, dokter bisa bekerja maksimal dan menggunakan peralatan yang baik,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....